Ikbal Impor Sabu 60 Kg dari Malaysia, 40 Kg Sudah Beredar di Warga

Metrobatam, Aceh – Tersangka pemasok 20 kg sabu ke Aceh, Ikbal alias Dek Bat ternyata bukan pemain baru. Ia sudah empat kali memesan barang haram tersebut. Dua kali berhasil dipasarkan dan dua kali lagi digagalkan oleh BNN Provinsi Aceh.

Kepala BNNP Aceh Faisal Abdul Naser, mengatakan, Dek Bat empat kali memasok sabu ke Aceh dari Malaysia dengan jumlah bervariasi yaitu 30 kg, 14 kg, 40 kg dan terakhir 20 kg. Saat memesan pertama dan kedua, Dek Bat berhasil lolos dari pantauan petugas dan sabu pun dipasarkan.

Read More

Saat memesan kali ketiga, petugas BNN Pusat dan BNNP Aceh mulai mencium gerak-geriknya. Petugas bergerak dan menggagalkan upaya penyelundupan 40 kg sabu di Aceh Tamiang. Empat orang berinisial AM, JN, HR dan SN diciduk pada 10 Januari lalu.

“Sedangkan Dek Bat berhasil kabur waktu itu. Ternyata dia kapok dan kembali memesan sabu 20 kg,” kata Faisal kepada wartawan, Senin (12/2).

Saat itu, Dek Bat dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh BNN Pusat. Sebulan berselang, petugas BNNP Aceh mendapat informasi adanya sabu dari Malaysia ke Tanah Rencong melalui jalur laut. Setelah dilakukan penyelidikan, BNN menangkap Edi di Aceh Utara. Dia bertugas menjemput barang haram tersebut di tengah laut.

Proses penangkapan Edi dilakukan pada 10 Februari lalu sekitar pukul 03.30 WIB. Usai diciduk, Edi bernyanyi. Petugas BNNP Aceh selanjutnya melakukan pengejaran dan menangkap Dek Bat pada hari itu juga di kawasan Aceh Besar. Selain itu, BNN juga mengamankan Said yang diduga berperan melindungi Dek Bat selama menjadi buronan BNN.

“Penangkapan ini juga kerjasama BNN dengan Polisi Diraja Malaysia. Dek Bat ini dalam masa pelarian masih juga mendatangkan sabu sebanyak 20 kg,” ungkap Faisal. (mb/detik)

Related posts