Tanpa Didampingi Pejabat Pemprov DKI, Ratna Sarumpaet ke Chile Difasilitasi Anies

Metrobatam, Jakarta – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta memastikan pihaknya mensponsori Ratna Sarumpaet untuk mengikuti kegiatan di Chile. Namun, keberangkatan Ratna tanpa didampingi pejabat Pemprov DKI Jakarta.

“Sendiri dia, sendiri,” kata Plt Kepala Disparbud DKI Asiantoro kepada detikcom, Jumat (5/10/2018).

Read More

Ratna diketahui mengajukan sponsor ke Pemprov DKI Jakarta. Gubernur Anies Baswedan meminta Disparbud memfasilitasi Ratna.

“Disposisi Bapak Gubernur ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan adalah difasilitasi dan didukung serta TL (tindak lanjut) sesuai ketentuan,” kata Plt Kepala Disparbud, Asiantoro, dalam keterangan pers tertulisnya.

Disposisi itu diteruskan ke Bidang Nilai Sejarah dan Budaya, ditindaklanjuti dengan membuat nota dinas ke Biro Administrasi Sekretariat Daerah (ASD), yang punya tugas mengurusi perjalanan dinas.

“Dinas Parbud melakukan pengaturan perjalanan Ratna Sarumpaet sekaligus membantu berkoordinasi dengan pihak panitia Women Playwrights International. Dan dijadwalkan Bu Ratna akan tampil di opening tanggal 7 Oktober 2018,” kata Asiantoro.

Acara yang hendak dihadiri Ratna adalah The 11th Women Playrights International (WPI) Conference 2018 di Santiago, Chile. Letter of invitation acara tersebut telah dikirimkan kepada Ratna tertanggal 17 Oktober 2017. Dalam suratnya, panitia penyelenggara mengundang Ratna sebagai salah satu juru bicara dan ikut membagikan pengalamannya kepada para peserta. Juga mengikuti berbagai kegiatan lainnya.

Sementara itu Polisi selesai menggeledah tiap sudut rumah Ratna Sarumpaet. Polisi membawa barang-barang tertentu dari rumah ini. Nampak personel membawa koper warna hitam.

Hal ini dinyatakan pengacara Ratna, Insank Nasrudin, usai penggeledahan berlangsung di rumah Ratna, Jalan Kampung Melayu Kecil V/24, Bukitduri, Jakarta Selatan, Jumat (5/10).

“Penggeledahan yang dilakukan penyidik hampir di seluruh sisi rumah, yang paling difokuskan tadi lebih kepada kamar dari Ibu Ratna Sarumpaet,” kata Insank.

Barang-barang yang dibawa polisi dari rumah ini merupakan barang-barang yang dinilai terkait dengan kasus Ratna. Sebagaimana diketahui, Ratna kini sedang menghadapi kasus yang berkaitan dengan kabar hoax soal dirinya.

“(Barang yang dibawa polisi dari penggeledahan ini) Laptop, ada beberapa kartu ATM, dan lain-lain yang menurut penyidik ada keterkaitan dengan perkara pidananya,” tutur Insank.

Kata dia, tiap kamar di belakang juga tak luput dari penggeledahan polisi meski kamar Ratna lebih menjadi fokus di penggeledahan dua jam ini. Selain laptop dan kartu ATM, polisi juga membawa bukti transaksi atau nota alias bill.

“Jenis-jenisnya contoh yang diambil, laptop, ATM, dan beberapa bill,” ujarnya. (mb/detik)

Related posts