Saling Lempar Batu 2 Sekolah di Rembang Terlibat Tawuran

METROBATAM.COM|REMBANG – Tawuran antar pelajar di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Rembang sekitar di Jalan dr. Soetomo pada Senin (06/11) siang.

Berlangsung tawuran yang melibatkan pelajar tersebut terjadi siang pukul 13.30 WIB.Pihak keamanan sekolah dan sejumlah guru pun turun tangan untuk melerai para pelajar yang saling serang dengan batu.
Para pelajar juga saling kejar dan saling pukul dan saling lempar batu disekitaran tempat kejadian tepat di pintu masuk sekolahan tersebut.

Meski sudah dilerai petugas keamanan tawuran yang diduga antar dua pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammdiyah dan Umar Fatah masih tetap saja berlangsung panas.

Tawuran tersebut tak berlangsung lama dan para pelajar segera membubarkan diri.Suasana mencekam nampak terjadi di area Jalan dr. Soetomo Pasalnya, banyak warga yang berlalu lalang dan pedagang kaki Lima juga pedagang asongan di area tersebut.

Bacaan Lainnya

Pihak kepolisian buka suara terkait penyebab pecahnya tawuran antar
pelajar terjadi di Jalan dr. Soetomo pada Senin (06/11) siang.

Kapolsek Rembang, AKP Sunarto memberikan tanggapan, tawuran bermula saat rombongan pelajar dari SMK Umar Fatah menggeber sepeda motor dan melempar batu ke SMK Muhammadiyah Rembang. Sejumlah pelajar SMK Muhammadiyah pun tersulut terpancing dan keluar gerbang sekolah untuk mengejar para pelaku.

“Kejadian itu bermula saat pelajar dari SMK Umar Fatah melempar batu ke lingkungan sekolah, memancing siswa SMK Muhammadiyah untuk kemudian mengejar SMK Umar Fatah,” kata Kapolsek.

Kepolisian Polres Rembang menggelar patroli setelah menerima laporan terkait adanya tawuran pelajar di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah atau tepatnya di Jalan dr. Soetomo pada Senin (06/11) siang.

“Kami langsung gelar patroli setelah kejadian,” ujarnya.

Kapolsek Rembang, AKP Sunarto menuturkan, selain menggelar patroli, pihaknya juga melakukan pengawalan saat jam pulang kepada siswa di kedua sekolah.

“Sore ini, petugas langsung Di bagi dua TIM. Sebagian berjaga di-TKP sebagian lagi berjaga di sekolah satunya yang terlibat tawuran,” katanya.

Ditanya soal penyebab kejadian tersebut, pihaknya pun belum mengetahui secara pasti.

( sigit /MB)

Pos terkait