METROBATAM.COM, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri kegiatan tabligh akbar dan halalbihalal yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kota Batam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan tersebut turut menghadirkan ulama nasional Abdullah Gymnastiar.
Acara yang diikuti para guru pendidikan agama Islam se-Kota Batam ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat peran guru agama dalam membentuk karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Aa Gym di Batam. Ia menilai, kehadiran tokoh ulama nasional tersebut membawa dampak positif bagi penguatan pendidikan keagamaan di daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran KH Abdullah Gymnastiar di Batam. Semoga momentum ini memberikan manfaat dalam memperkuat pendidikan keagamaan,” ujarnya.
Amsakar juga mendorong AGPAII untuk terus menjadi wadah yang mampu mempererat solidaritas serta meningkatkan kolaborasi antar-guru pendidikan agama Islam. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.
“Peran guru agama sangat penting dalam membentuk karakter generasi. Karena itu, sinergi dan kebersamaan harus terus diperkuat,” tambahnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Aa Gym menegaskan bahwa profesi guru memiliki peran besar dalam menentukan masa depan suatu daerah. Ia menyebut keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas para pendidik.
“Tidak ada orang sukses tanpa peran guru. Kualitas suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas gurunya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan tiga kunci utama yang harus dimiliki seorang guru, yakni penguasaan ilmu, keteladanan dalam sikap, serta kebersihan hati. Menurutnya, guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan peradaban.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Batam berharap sinergi antara ulama, pemerintah, dan para pendidik dapat terus terjalin guna memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (mcb)














