Dalam 20 Hari Polres Grobogan Berhasil Ungkap Kasus Kriminalisme

Metrobatam.com || Grobogan – Polres Grobogan berhasil mengungkap beberapa kasus dalam OPS Aman Candi yang dilaksanakan dalam kurun waktu 20 hari. Adapun beberapa kasus yang berhasil diungkap diantaranya kasus sajam, curan , dan pungli.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto WIcaksono, S.H., SJK., M.H., didampingi Kabag OPS Kompol Ngadiyo , Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono dalam press release yang digelar di Aula Jananuraga Polres Grobogan Jateng. Rabu (28/05/25).

” Pelaksanaan OPS Aman Candi ini berjalan 20 hari dan hari ini adalah hari ke 17 dalam pelaksaan kegiatan. Polres Grobogan sampai hari ini telah mengungkap beberapa kasus ada 4 laporan terkait sajam, 4 terkait kasus curan, dan 30 terkait pungutan liar (Pungli) . Ungkap Kapolres.

” Terkait sajam ini ada 4 LP (Laporan Polisi ), jadi Polres Grobogan siap mengamankan wilayah hukum Polres Grobogan dari Kreak dan kegiatan yang mengganggu kegiatan ketertiban masyarakat. Terkait kasus lainnya yaitu Curan kami berhasil mengungkap jaringan antar kota dimana di Grobogan mereka melaksakan kegiatan ada empat tempat di Brati, Geyer, Toroh dan Grobogan. Yang menjadi sasaran yaitu alsintan (alat mesin pertanian ) berupa traktor yang berada disawah, pelakunya 2 orang dari Sragen salah satunya adalah residivis, Klaten 1 orang, dan 1 dari Blitar. Mereka melakukan kejahatan ini sudah antar kota melakukan kejahatan disini dan menjual didaerah Ngawi Jawa Timur. Kurang lebih ada 30 TKP ini sudah kita amankan. Terkait selain curan, kita juga mengungkap terkait pembobol Alfamart di Wirosari. Tekait kasus pungli ada 30 LP diantaranya juru parkir liar, dimana mereka melanggar Perda 2025 pasal 10 ayat 1, dan sekarang sedang ditindak lanjuti. ” Tegas Kapolres.

Bacaan Lainnya

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono, S.H., SJK., M.H juga sangat menyayangkan aksi pencurian Alsintan traktor karena alsintan tersebut digunakan petani untuk mendukung pemerintah dalam Progam Ketahanan Pangan Nasional.

(Red/Ayik)

Pos terkait