Metrobatam.com ||Grobogan – Kelakuan bejat oknum pengelola salah satu jaringan wifi di Desa Karanganyar Purwodadi, akhirnya terbongkar. Peristiwa yang menghebohkan warga RT 06 RW 06 Dusun Nganggil Desa Karanganyar Kecamatan Purwodadi Grobogan,tersebut terjadi pada 6 Januari 2025 silam.
Pelaku yang bernama (Y), tega melakukan perbuatan asusila kepada (N) istri (B) yang merupakan teman sekaligus tetangganya. Perbuatan bejat (Y) terbongkar setelah suami (N) menangkap basah (Y) yang melancarkan aksi bejatnya tersebut.
(B) memberikan keterangan terkait perbuatan yang dilakukan (Y) kepada awak media dengan hati yang masih luka dan wajah yang terlihat masih menyimpan kesedihan, Selasa (6 Mei 2025).
Awalnya (B) sudah menaruh rasa curiga terhadap (Y) pada November, hingga Desember 2024 dan puncaknya pada tanggal 6 Januari 2025, (B) dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan adegan tidak senonoh tersebut.
” Saya sebenarnya sudah curiga terhadap gelagat (Y) terhadap Istri saya, kebetulan hp istri saya sadap, kok saya lihat (Y) sering menelepon istri saya lewat WA .”Ungkap (B).
” Waktu saya pulang kerja dari Jambi, pada November saya pulang kerumah di Nganggil Karanganyar, hingga Bulan Desember saya lihat (Y) gelagatnya sudah agak berbeda, bahkan sering saya memergoki (Y) keluar masuk rumah saya tanpa permisi, puncaknya pada tanggal 6 Januari 2025 waktu itu istri (Y) menelpon saya, bilangnya suruh menjemput suaminya (Y) yang katanya sedang mabuk berat di warung minuman di Plendungan, akhirnya saya jemput ( Y) sesampainya di warung tersebut ternyata (Y) tidak mabuk berat trus saya ajak pulang kerumahnya. ” kata (B).
” Setelah sampai rumah, saya dan (Y) duduk diteras rumah miliknya, selang beberapa saat (Y) ijin mau keluar sebentar, setelah itu datang orang yang mengantar minuman keras, dalam hati saya, saya tadi tidak ada rencana minum kenapa datang minuman keras, lalu kecurigaan saya terjawab , saya inisiatif pulang kerumah, sesampainya dirumah saya lihat sendal yang dipakai (Y) ada di kamar rumah saya. Dan saya menyaksikan sendiri (Y) melakukan tindak asusila kepada istri saya, ” Cerita (B) sambil berkaca kaca.
Melihat kejadian tesebut, (B) lantas menarik pundak (Y), lalu (B) mengatakan kalimat ” Tegel kowe ” ( Tega kamu ), setelah tertangkap basah oleh (B), Seketika (Y) meminta maaf kepada (B) mengakui bahwa dirinya salah.
” Ya saat itu (Y) nggak saya apa apain, dia minta maaf dan saat itu saya hanya punya satu permintaan kepada (Y) , (Y) saya minta pergi angkat kaki dari Dusun Nganggil ini, karena sudah mengotori dengan perbuatannya itu , namun sampai saat ini (Y) sendiri seakan tidak takut bahkan seakaan menyepelekan perbuatan yang sudah dilakukan kepada saya. ” Pungkas (B).
Hingga berita ini ditayangngkan terduga pelaku (Y) masih belum bisa dikonfirmasi, untuk keberimbangan berita masih diperlukan konfirmasi ke berbagai pihak.
(Red/@yiek)














