9.951 KK Terima Bantuan CPP Periode Februari–Maret 2026

BUKITTINGGI, METROBATAM.COM  — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan bekerja sama dengan Perum BULOG menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Februari hingga Maret 2026. Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Kantor Camat Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kamis (16/4).

Sebanyak 9.951 Kepala Keluarga (KK) di Kota Bukittinggi menerima bantuan CPP yang merupakan bagian dari program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap individu, karena menjadi sumber energi utama dalam mempertahankan kehidupan. Oleh sebab itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

“Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah ini bertujuan untuk mengantisipasi dan menanggulangi kekurangan pangan di tengah masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mengendalikan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga pangan,” ujar Ramlan.

Bacaan Lainnya

Ia juga menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan BULOG sangat penting dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah. Pemerintah berharap, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi menjelaskan bahwa bantuan CPP disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang telah terdata dan diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Proses distribusi dilakukan secara bertahap melalui masing-masing kelurahan dengan pengawasan ketat guna menghindari penyimpangan.

Program CPP ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi tekanan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Bukittinggi.

(Basa)

Pos terkait