Wawako Batam Tinjau SDN 009, Instruksikan Pembangunan Zona Selamat Sekolah Segera Dimulai

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meninjau lokasi pembangunan ZoSS di SDN 009 Batam Kota, Kamis (16/4/2026).

METROBATAM.COM, BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kembali turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Kali ini, peninjauan dilakukan di SD Negeri 009 Batam Kota, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Batam terhadap keselamatan pelajar, khususnya terkait aktivitas menyeberang jalan di lingkungan sekolah yang dinilai berisiko tinggi.

Dalam peninjauan itu, Li Claudia menemukan belum tersedianya fasilitas penyeberangan yang memadai di depan sekolah. Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan siswa, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah.

“Saya menerima laporan bahwa siswa SDN 009 Batam Kota mengalami kesulitan saat menyeberang karena belum tersedia zebra cross. Ini menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menanggapi kondisi tersebut, Li Claudia menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Ia pun langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan Kota Batam untuk segera melakukan pengecekan serta penanganan di lokasi.

Bahkan, ia meminta agar pembangunan ZoSS dapat segera direalisasikan dengan mengacu pada fasilitas serupa yang tengah dikembangkan di SDN 001 Batam Kota.

“Saya minta Dinas Perhubungan segera turun ke lapangan. Jika memungkinkan, dalam waktu satu minggu sudah mulai dikerjakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Li Claudia menekankan bahwa pembangunan Zona Selamat Sekolah harus dilakukan secara terencana dan sesuai standar, tidak sekadar formalitas.

Menurutnya, fasilitas tersebut harus dirancang modern dengan penanda yang jelas guna memberikan perlindungan maksimal bagi pelajar.

“ZoSS harus memiliki penanda yang jelas dan dirancang dengan konsep modern. Batam sebagai kota maju harus mampu mengadopsi praktik terbaik, tentu dengan tetap menyesuaikan standar yang berlaku,” katanya.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batam dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di kawasan pendidikan. (mcn)

Pos terkait