Masyarakat Pertanyakan Pajak yang Mereka Bayar, Jalan Rusak di Jalur Matur–Kelok 44 Tak Kunjung Diperbaiki

AGAM, METROBATAM.COMKondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Agam kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, ruas jalan kabupaten yang menghubungkan kawasan Matur hingga Kelok 44 dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan belum mendapatkan perbaikan, meskipun telah lama dikeluhkan warga, terutama pasca terjadinya bencana beberapa waktu lalu.

Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan mereka terhadap pemerintah daerah. Mereka mempertanyakan realisasi penggunaan pajak yang selama ini dibayarkan, karena kondisi jalan yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat justru dibiarkan rusak dalam waktu yang cukup lama.
“Setiap hari kami melewati jalan ini, tapi kondisinya makin parah. Banyak lubang di mana-mana, sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kerusakan jalan tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Beberapa titik bahkan disebut memiliki lubang yang cukup dalam, terutama di jalur yang sering dilalui kendaraan roda dua dan kendaraan angkutan barang.

Masyarakat menilai, mustahil jika kondisi jalan tersebut tidak diketahui oleh para pejabat daerah. Mengingat jalur Matur–Kelok 44 merupakan salah satu akses utama yang kerap dilalui oleh berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah daerah dan anggota DPRD Kabupaten Agam.

Bacaan Lainnya

“Munafik rasanya kalau pejabat tidak tahu kondisi jalan ini. Ini jalur ramai, pasti sering dilewati. Tapi kenapa tidak ada tindakan nyata?” ungkap warga lainnya dengan nada kesal.

Selain itu, warga juga menyoroti lambannya respon pemerintah dalam menangani kerusakan infrastruktur pasca bencana. Mereka berharap adanya perhatian serius serta langkah konkret dari pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan sebelum kondisi semakin memburuk.

Jalan yang rusak tidak hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga menjadi terhambat akibat kondisi jalan yang tidak layak.

Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Agam segera turun tangan dengan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan tersebut. Mereka juga meminta adanya transparansi terkait penggunaan anggaran, khususnya yang bersumber dari pajak masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Agam maupun instansi terkait mengenai rencana perbaikan jalan di jalur Matur–Kelok 44 tersebut.

Warga berharap, keluhan ini tidak lagi diabaikan dan dapat menjadi perhatian serius demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat luas.

(Basa)

Pos terkait