DPRD Batam Apresiasi Kerja Sama BP Batam–PLN Batam, Dorong Penguatan Infrastruktur Listrik untuk Investasi Digital

METROBATAM.COM, BATAM – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan PT PLN Batam, serta Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 MVA antara PT PLN Batam dan PT Digitalland Service One. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairungsari, Kantor BP Batam, Jumat (17/4/2026) pagi.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Turut hadir Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, serta Chief Executive Officer PT Digitalland Service One (DayOne), Jamie Khoo, bersama jajaran pejabat BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Aweng Kurniawan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama strategis tersebut.

Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat dukungan terhadap investasi, khususnya di sektor digital yang membutuhkan pasokan energi listrik yang stabil dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan PT PLN Batam

“Untuk mendorong investasi, terutama di sektor digital, ketersediaan energi listrik menjadi faktor utama. Karena itu, kerja sama ini sangat strategis. Kami berharap PT PLN Batam terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan guna mendukung Batam sebagai tujuan investasi digital,” ujarnya.

Sementara itu, Amsakar Achmad menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur serta kemudahan regulasi menjadi kunci dalam menarik minat investor global.

Menurutnya, integrasi antara ketersediaan lahan, kepastian hukum, dan dukungan energi di bawah pengelolaan BP Batam mampu menciptakan ekosistem investasi yang kompetitif.

“BP Batam berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini menjadi bukti bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan penguatan infrastruktur kelistrikan dapat semakin mendorong pertumbuhan investasi, khususnya di sektor teknologi dan pusat data, serta memperkuat posisi Batam sebagai salah satu kawasan strategis di tingkat regional maupun global. (rh/mb)

Pos terkait