Blusukan ke Pelabuhan, Raja Mustakim Gowes dan Bagi Sembako Untuk Nelayan Sungai Ulu

METROBATAM.COM, NATUNA – Bukan sekadar gowes dan kumpul hobi, Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN) mengubah kegiatan gowesnya menjadi aksi peduli. Lewat program KPDN Goes ke Desa Sungai Ulu, komunitas ini turun langsung menyapa nelayan di kawasan pelabuhan Sungai Ulu, Sabtu (13/9/2026).

Rombongan berangkat bersama dari Rumah Dinas Bupati Natuna Cen Sui Lan menuju Sungai Ulu dengan bersepeda. Founder Yayasan KPDN sekaligus Ketua Dewan Pengarah KPDN, H. Raja Mustakim, hadir bersama Ketua Dewan Pembina KPDN, Hadi Chandra, serta puluhan anggota komunitas.

Tiba di pelabuhan, H. Raja Mustakim tak canggung. Ia langsung berbaur dan berbincang dengan para nelayan yang tengah berada di lokasi. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, ia mendengarkan berbagai cerita serta keluhan nelayan, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga persoalan yang mereka hadapi di laut.

Tak hanya mendengar, Raja Mustakim juga terlihat turun langsung membantu aktivitas nelayan di pelabuhan. Sikap tersebut menjadi bukti kehadiran KPDN bukan hanya seremoni, tetapi aksi nyata.

Bacaan Lainnya

“Kalau kita ingin mengetahui kondisi masyarakat, tentu harus datang dan bertemu langsung. Kita dengarkan apa yang mereka sampaikan, apa yang mereka butuhkan. Mudah-mudahan kehadiran kita bisa memberikan manfaat,” ujar H. Raja Mustakim.
Kehangatan semakin terasa dengan hadirnya Adi, Staf Khusus Bupati Natuna yang juga warga Sungai Ulu sekaligus keluarga besar KPDN, yang menjadi penghubung rombongan dengan warga setempat.

Aksi peduli itu kemudian diwujudkan dengan penyerahan 20 paket sembako kepada warga di kampung nelayan kawasan pelabuhan Sungai Ulu. Bantuan diserahkan dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan, tanpa jarak antara komunitas dan masyarakat.

Bagi KPDN, gowes hanyalah cara untuk membuka ruang silaturahmi, sementara kunjungan ke kampung nelayan adalah kesempatan melihat langsung kehidupan masyarakat dari dekat.

Melalui kegiatan ini, KPDN yang tumbuh dari kecintaan terhadap permainan domino terus diarahkan menjadi wadah kebersamaan yang memiliki kepedulian sosial.

Dari Sungai Ulu, KPDN menegaskan pesan sederhana: komunitas bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang untuk berbagi dan peduli.

(Bud) 

Pos terkait