Musda VIII REI Kepri 2026, Deni Afrianto Ingatkan Pemilihan Ketua Jangan Picu Perpecahan

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026, dinamika pemilihan Ketua DPD REI Kepri mulai menjadi perhatian. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD REI Kepri, Deni Afrianto, mengingatkan seluruh anggota agar menjaga persatuan dan menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat organisasi.

Deni menegaskan, pemilihan ketua bukanlah ajang perebutan kekuasaan, melainkan bagian dari proses demokrasi organisasi untuk menentukan kepemimpinan REI Kepri ke depan.

“Siapa pun boleh maju, siapa pun boleh dipilih. Yang paling penting, prosesnya harus jujur, tertib, dan bermartabat. Jangan sampai pemilihan ini justru memecah belah kita,” ujar Deni.

Menurutnya, perbedaan pilihan dan dukungan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Namun, seluruh tahapan Musda VIII harus tetap berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) REI.

Bacaan Lainnya

Ia berharap seluruh anggota dapat mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Begitu palu diketuk dan ketua terpilih ditetapkan, tidak ada lagi kubu-kubuan. Semua kembali satu, satu REI, satu tujuan: memajukan REI Kepri,” tegasnya.

Deni juga berharap pemimpin yang nantinya terpilih mampu merangkul seluruh anggota, memperjuangkan kepentingan pengusaha properti, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, tantangan industri properti ke depan membutuhkan organisasi yang semakin solid dan profesional, terutama dalam menghadapi persoalan perizinan, pembiayaan, serta upaya mendorong ketersediaan hunian layak bagi masyarakat.

“REI ini rumah besar kita. Mari kita jaga bersama. Kita tunjukkan bahwa REI Kepri mampu memberi contoh pemilihan yang dewasa, elegan, dan membanggakan,” tutup Deni.

Musda VIII REI Kepri Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran REI dalam mendukung pertumbuhan sektor properti dan pembangunan perumahan di Provinsi Kepulauan Riau.

(Budi) 

Pos terkait