oleh

Hadiri Pelantikan Bupati, Pejabat Anambas Dituding “Cari Muka” Pakai Uang Negara

-Tak Berkategori-74 views

cari muka

Metrobatam.com, Anambas – Kebarangkatan sejumlah pejabat Anambas dalam acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Anambas yang baru besok (17/2) disinayalir hanya sebagai ajang cari muka agar tetap mendapatkan jabatan. Lebih parahnya lagi, keberangkatan sejumlah pejabat tersebut disinyalir memakai uang negara.

Pantauan Metrobatam.com, sejumlah kepala dinas dan Kabag dilingkungan Pemkab Anambas tidak terlihat dikantornya. Bahkan disalah satu kantor pemerintahan hanya diisi oleh dua orang staff saja, sementara yang lainnya tidak terlihat.

“Bapak sedang berada diluar kantor. Kalau tidak salah semalam berangkat naik Bukit Raya untuk menghadiri acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Anambas Rabu (17/2) mendatang,” ujar salah seorang staff di kantor badan pemerintahan ketika ditemui Selasa (16/2).

Dengan jumlah undangan yang hanya 30 itu, ditambah FKPD tentu jelas banyak Pejabat cari jabatan entah itu mempertahankan jabatan. Namun momentum pelantikan ini dijadikan ajang cari muka dengan memakai SPT (menggunakan uang negara-red).Ini baru mantap ramai-ramai cari muka pakai uang negara,”ujar salah seorang PNS yang namanya enggan dipublikasikan.

Selain pejabat dilingkungan Pemkab Anambas, 20 anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas hanya ada satu orang saja yang berda dikantor, selebihnya tidak hadir. Salah satu staff Sekwan DPRD Anambas mengaku jika sebagian anggota DPRD Anambas mengunjungi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas di Tanjungpinang. Namun sebagian lagi melakukan perjalanan dinas keluar kota. “Yang hadir hari ini cuma satu anggota DPRD yaitu pak Julius. Kalau yang lainnya saya dengar berangkat ke Tanjungpinang dan ada juga yang sedang perjalanan dinas keluar kota,”kata salah seorang staf.

Sementara sebelumnya, Panitia Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurman mengatakan, jika dalam undangan dari Provinsi Kepri hanya 10 orang yang masuk dalam pelantikan. Dalam undangan tersebut maksimal 30 orang bersama dengan istri namun faktanya banyak pejabat memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan perjalanan dinas.

“Dalam undangan itu totalnya 30 orang. Namun yang bisa masuk saat pelantikan nanti hanya 10 orang saja, diantaranya, Bupati dan Wakil Bupati yang dilantik bersama istri, Pj Bupati Anambas, Sekda, asisten dan unsur pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Selainnya berada diluar karena ada juga tenda dibuat oleh panitia,” kata Nurman kepada sejumlah wartawan baru-baru ini. (putra anambas)