Sekolah Polisi Gak Perlu lagi ke Pekanbaru

sekolah-polisi-negara2

Metrobatam.com, Kundur – Sesuai rencana, Mei 2016 ini Polda Kepri bakal mendidik siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) di Tanjungbatu, Kundur. Pendidikan siswa SPN tersebut dipusatkan di gedung bekas Airud Polda Riau yang kini telah menjadi milik Polda Kepri.

Kepala Biro Perencanaan (Karorena) Polda Kepri Kombes Lamazi saat meninjau lokasi mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan renovasi perkantoran, ruang kelas, rumah dinas dan fasilitas penunjang lainnya. “Rencananya pada Mei tahun ini sudah ada penerimaan siswa baru di SPN ini nantinya,”ucap Lamazi

Rencana tersebut disambut baik oleh warga Kundur. Warga menilai, dengan berdirinya SPN di wilayah hinterland itu, maka akan semakin memajukan Pulau Kundur.
“Paling tidak kalau sudah ada SPN di sini maka pemerintah akan lebih memperhatikan Kundur dari segala sisi, mulai dari kebutuhan infrastruktur seperti jalan dan kebutuhan lainnya. Yang kemudian membuat Kundur terus berpacu dalam hal pembangunan,” ucap salah seorang warga Kecamatan Kundur, Rasyid, Sabtu (13/2).

Kata Rasyid, ketika dibangun SPN maka usaha masyarakat pun semakin berkembang, seperti UKM di sekitar lokasi SPN. Kemudian usaha kos-kosan dan banyak lagi. Kamisah warga lainnya menambahkan, ketika dibangun SPN yang merupakan kepentingan dari Polda Kepri, maka otomatis segala kekurangan yang ada di Kundur paling tidak akan disamapikan pada pemerintahan tingkat Provinsi Kepri.

“Seperti misalnya kondisi jalan di Kundur yang sudah semakin rusak parah. Bahkan untuk wilayah perkotaan saja mulai banyak jalan berlubang. Sehingga ketika jajaran Polda Kepri turun ke Kundur akan merasa kesulitan melintasi jalan di Kundur dan tentunya mengeluhkan hal ini kepada pemerintah Provinsi” ucapnya.

Ia pun berharap, Polda Kepri memberikan kemudahan dan mengutamakan putra daerah untuk ikut bergabung pada isntansi kepolisian. Sehingga akan menjadi suatu kebanggaan ketika putra putri daerah dapat di didik di SPN. Pertimbangannya, karena lebih memahami wilayah atau kampung halaman mereka mengenai lokasi-lokasi yang perlu ditindak terkait pelanggaran hukum yang terjadi.

Sumber Haluan Kepri