Disidak Jokowi, PNS Kemenhub Dibui 1 Tahun karena Pungli

Metrobatam, Jakarta – Masih ingat sidak Presiden Jokowi dan menemukan pungli di Kemenhub? Salah satu PNS yang kena sidak itu, Endang Sudarmono, diproses hukum dan dijatuhi hukuman 1 tahun penjara.

Sehari-hari, Endang adalah PNS Kemenhub dengan jabatan ahli ukur Direktorat Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Kemenhub. Endang ditangkap saber pungli karena menerima gratifikasi.

Read More

“Mengadili, menyatakan terdakwa telah terbukti sah melakukan tindak pidana sebagaimana pasal 11 UU No 31/1999 jo UU No 20/2001 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP tentang Pemberantasan Korupsi,” kata ketua majelis hakim Ma’sud dalam persidangan di PN Jakpus, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/2).

“Menjatuhkan pidana satu tahun penjara dengan denda Rp 50 juta atau diganti kurungan badan satu bulan,” sambung Ma’sud.

Atas putusan itu, Endang yang mengenakan kemeja putih dengan celana krem itu menyatakan menerima putusan majelis hakim. Masa hukuman Endangi tu dikurangi waktu penahanan selama proses penyelidikan.

“Hal yang meringankan terdakwa berprilaku sopan dan menyesali perbuatan, selain itu terdakwa juga mempunyaiunya tanggungan keluarga,” papar Ma’sud.
Disidak Jokowi, PNS Kemenhub Dibui 1 Tahun karena Pungli

Atas putusan hakim, Jaksa Penutut Umum (JPU) Agustinus menyatakan pikir-pikir untuk banding. Meski begitu tidak menutup kemungkinan untuk banding.

“Kita masih ada masa waktu satu minggu untuk menyatakan banding, nanti kita lihat aja,” kata Agustinus.

Agustinus mengatakan peran terdakwa dalam perkara ini yaitu bawahan dari Meizi Syelfia selaku Kepala Seksi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal di Kemenhub. Modusnya setiap uang yang diperoleh diberikan kepada atasannya.

“Waktu OTT di laci terdakwa hanya ada uang Rp 4,6 juta. Namun setelah diperiksa total uang yang diperoleh Rp 19, 4 juta. Mereka ada yang baik sendiri, ada juga dibagi dengan yang lain,” ujar Agustinus.

Sebelumnya, sejumlah pihak ditangkap atas kasus pungli di Kementerian Perhubungan dengan barang bukti uang puluhan juta rupiah. Presiden Joko Widodo meminta menteri terkait untuk langsung memecat oknum yang bersangkutan.

“Saya sudah perintahkan ke Kemenhub, Menpan, kita tangkap, langsung pecat yang bersangkutan ini. Itu saja,” kata Jokowi saat meninjau sidak itu di Kantor Kemenhub pada 11 Oktober 2016 lalu.

Jokowi menjelaskan, pihaknya baru saja membentuk Satgas Operasi Pemberantasan Pungli (OPP).

“Stop, hentikan (pungli). Sekarang sudah ada yang namanya OPP, baru saja sekitar se-jam yang lalu, sudah kejadian yang seperti ini,” tutur Jokowi.(mb/detik)

Related posts