2 Penembak Warga Aceh Timur Ditangkap, Eksekutor Masih Diburu

Metrobatam, Banda Aceh – Dua orang yang diduga pelaku penembakan terhadap dua warga Desa Penarun Baru Kecamatan Penarun, Aceh Timur, Aceh ditangkap. Satu orang di antaranya merupakan perencana. Polisi masih memburu 2 pelaku lagi.

Pelaku yang sudah berhasil ditangkap yaitu AR (31) dan MJ (30). Keduanya warga Aceh Timur. Dalam kasus tersebut, mereka punya peran masing-masing. AR diduga sebagai perencana dan pengatur penembakan sementara MJ merupakan penunjuk jalan untuk kabur usai beraksi.

Bacaan Lainnya

“2 orang lagi yang berperan sebagai penembak (eksekutor) masih kita kejar,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (20/3) malam.

Kedua orang pelaku ditangkap aparat gabungan yang terdiri dari tim Densus 88, Ditreskrimum Polda Aceh dan Polres Aceh Timur. Mereka ditangkap pada Minggu (19/3) di lokasi terpisah.

Peristiwa penembakan yang dilakukan para pelaku terjadi pada Minggu (5/3) lalu sekitar pukul 02.30 WIB. Kedua korban penembakan tersebut yaitu Juman (51) yang berprofesi jual beli sawit dan mengalami luka tembak di bagian leher. Sementara satu korban lagi yaitu Misno mengalami luka tembak pada bagian perut.

Usai kejadian, keduanya diboyong ke Rumah Umum Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh untuk menjalani operasi. Peristiwa penembakan tersebut berawal dari aksi pelaku membakar sesuatu di depan rumah korban. Saat itu salah seorang keluarga korban terjaga dan melihat ada benda terbakar di teras rumah.

Saksi selanjutnya memberitahukan Juman dan tak lama berselang mereka mencoba memastikan benda yang terbakar di depan rumah. Saat Juman membuka pintu depan rumah, pelaku langsung memberondong tembakan. Akibatnya, satu peluru bersarang di lehernya.

Usai beraksi, pelaku melarikan diri ke arah perkebunan sawit. Saat kabur itulah pelaku kembali memuntahkan peluru ke arah rumah Misno. Akibatnya, korban terkena tembakan di bagian perut.

Menurut Goenawan, untuk membongkar kasus tersebut polisi telah memeriksa sebanyak 19 saksi. Saat ini, kedua pelaku yang sudah berhasil ditangkap, dibawa ke Mapolres Aceh Timur untuk menjalani pemeriksaan.

“Senjata yang digunakan untuk menembak korban diduga masih dikuasai oleh dua orang yang masih kita kejar,” jelas Goenawan.(mb/detik)

Pos terkait