Metrobatam, Bandung – Seorang bocah tewas dengan penuh luka lebam. Bocah berjenis kelamin laki-laki tersebut diduga kuat merupakan korban penganiayaan.
Ialah MKA (3) warga Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan dalam keadaan tergeletak di ruang tengah rumahnya, dengan luka lebam di sekujur tubuhnya, pada Sabtu (25/3).
Bocah nahas tersebut pertama kali ditemukan sang nenek yang kemudian meminta paman korban untuk membawanya ke puskesmas.
Namun sayang, bocah tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh petugas Puskesmas Rajamandala. Adapun luka yang terdapat di tubuh bocah ada tanda lebam dan memar di dahi, pipi sebelah kanan, dan bibir bagian atas pecah.
Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradri mengatakan, Alvinsyah diduga merupakan korban penganiayaan. Hal tersebut dikuatkan setelah polisi melakukan pemeriksaan saksi, setelah mendapat laporan atas kematian bocah tersebut.
Dari hasil pemeriksaan saksi, korban diketahui sempat mengalami penyiksaan oleh ayah tiri korban. “Sebelumnya korban ini menangis pada malam Sabtunya karena alasan sakit,” kata Ade saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Lanjut Ade, di tengah korban menangis, kemudian datang ayah tiri korban yang langsung memukuli korban, dengan beralasan untuk melakukan penyembuhan. Tak hanya itu, korban diseret ke kamar mandi untuk dimasukkan ke ember putih berisi air.
“Ayah korban ini melakukan pemukulan dengan tangan kosong serta menginjak-injak korban,” ungkap Ade.
Setelah itu, memasuki dini hari, korban pun ditinggalkan ayah tirinya di ruang tengah rumahnya. Tak lama kemudian, ayah tiri korban lalu meminta kepada nenek korban yang kebetulan satu atap untuk membawa korban ke dalam kamarnya.
“Saat dibawa oleh neneknya, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri,” ucapnya.
Kejadian tersebut pun diketahui ibu kandung korban pada pagi harinya. Melihat keadaan anaknya terluka, sang ibu pun meminta kepada adiknya yang juga paman korban untuk membawa korban ke puskesmas. Setibanya di puskemas, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
Mendapati kejadian tersebut pun pihak keluarga melaporkan ke polisi. “Saat ini korban telah diautopsi guna penyilidikan. Sementara untuk pelaku penganiayaan sudah dapat diidentifikasi identitasnya dan saat ini tengah dalam pengejaran jajaran,” tandas Ade.(mb/okezone)














