Jadi Kurir Sabu 1 Kg, Penyandang Disabilitas Dituntut 15 Tahun Penjara

Metrobatam, Medan – Seorang penyandang disabilitas serta dua orang temannya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Meily Nova selama 15 tahun penjara karena nekat menjadi kurir sabu seberat 1 kg. Pembacaan tuntutan itu digelar di Ruang Cakra 5, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (18/7) sore.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman selama 15 tahun denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan penjara kepada ketiga terdakwa yakni masing-masing Said Faisal, M Jafar dan Erwinsyah. Ketiganya terbukti melanggar Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar JPU Dwi di hadapan Ketua Majelis Hakim, Bagariang.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, pantauan awak media, tampak terdakwa Said Faisal yang juga penyandang disabilitas itu terlihat kaget mendengar tuntutan penjara 15 tahun penjara.

“Penyesalan pasti ada bang. Tapi mau tak mau harus saya jalani. Namanya juga sudah bagian dari risiko ‘bisnis haram’ ini,” kata Said menjawab pertanyaan wartawan sembari berjalan pincang menuju sel tahanan sementara PN Medan.

Sekadar mengetahui, terbongkarnya peredaran narkoba jaringan Aceh-Medan itu berawal dari penangkapan Bambang Irwansyah alias Adek warga Kampung Pelintahan, Sei Rampah oleh Petugas Ditres Narkoba Polda Sumut pada Februari 2017 lalu.

Dari tangannya, diamankan sabu seberat 5 kg. Kemudian petugas melakukan pengembangan dan mengamankan 1 kg sabu berikut 4 tersangka lainnya yakni Said Faisal warga Aceh Timur, M Jafar warga Aceh Timur, Erwinsyah warga Aceh Tamiang dan M Ali warga Langsa yang berkasnya dipisahkan.(mb/okezone)

Pos terkait