Kapsul Bayi hingga Minum Darah, Ini Ritual Makan Menyeramkan di Dunia

Metrobatam, Jakarta – Di beberapa wilayah makanan memegang fungsi lebih, salah satunya menjadi bahan ritual dan kepercayaan. Mulai dari meminum darah, hingga makan dengan orang mati.

Hampir di seluruh bagian dunia, ribuan budaya dan tradisi hadir sejak dulu. Beberapa di antaranya masih dipertahankan hingga sekarang. Salah satunya dengan melakukan ritual aneh yang berhubungan dengan makanan.

Read More

Banyak wilayah hingga suku tertentu yang mengonsumsi makanan dengan cara berbeda. Dilansir Mashed (01/10), berikut ritual makanan paling aneh dan menyeramkan di dunia.

Suku Masaai

Ada ritual aneh yang dilakukan oleh suku Masaai di wilayah selatan Kenya, dan utara Tanzania. Suku ini dikenal dengan pakaian mereka yang penuh warna, dengan beberapa ritual yang berdasarkan kepercayaan suku Masaai.

Mereka dikenal menggunakan susu dan darah sapi sebagai menu makanan mereka. Biasanya susu sapi digunakan sebagai teh, atau minuman. Sementara darah sapi mereka minum secara mentah, atau dicampur dengan susu. Suku Maasai akan memotong nadi sapi, dan mengambil darahnya secara perlahan sehingga sapi itu tidak mati. Ini karena suku Masaai sangat menghargai hewan.

Suku Inuits

Suku Inuits hidup dan tinggal di wilayah utara Kanada dan Greenland, di tengah suhu dingin mereka tidak bisa bertani. Sehingga mereka hanya mengandalkan ikan, dan hewan-hewan yang berada di sekitar sana.

Selain memburu ikan, mereka juga menangkap beruang kutub untuk dimakan. Beberapa daging hewan mereka makan ketika masih beku, mereka juga sering meminum darah anjing laut. Yang paling aneh, setelah suku Inuits memakan daging dan darah hewan, mereka saling menghirup aroma mulut masing-masing untuk menunjukkan rasa hormat yang telah menjadi tradisi.

Orang Toraja

Di Toraja, Indonesia, terkenal dengan budayanya yang menarik dan beragam. Selain pemandangan alamnya yang indah, Toraja dikenal dengan budaya ritual yang dekat dengan kematian.

Ritual ini dimulai setelah seorang anggota keluarga meninggal, tubuh mereka tidak dikubur atau dikremasi, tapi tetap disimpan. Tubuh ini tetap disimpan di rumah mereka, hingga upacara pemakaman dilaksanakan. Masyarakat Toraja percaya bahwa orang yang sudah meninggal, jiwanya masih bersama mereka. Meski sudah tiada, tapi orang Toraja akan terus memberikan makanan kepada anggota keluarga mereka yang sudah tiada.

Orang Koryak

Orang-orang Koryak di Siberia, memiliki ritual yang tak kalah unik. Mereka sering menggunakan jamur sebagai tempat bermediasi, jamur ini disebut ‘magic mushroom’ karena dapat menimbulkan efek halusinasi. Ritual ini termasuk ke dalam upacara keagamaan.

Orang-orang di sana percaya bahwa jika mereka bermediasi dengan jamur, mereka bisa berkomunikasi dengan arwah serta leluhur. Setelah digunakan mediasi, biasanya jamur ini akan diminum dengan air kencing mereka untuk menghindari racun dari jamur ini.

Orang Jepang

Natal merupakan salah satu hari raya yang dianggap spesial dan dirayakan hampir di seluruh dunia. Salah satunya di Jepang, tapi orang-orang Jepang lebih suka merayakan natal di restoran KFC dibandingkan berkumpul bersama keluarga di rumah.

Hal ini berawal dari tradisi yang dilakukan KFC Jepang pada tahun 1970, di mana saat itu masih jarang orang yang merayakan natal. Untuk mengganti hidangan kalkun yang identik dengan perayaan natal, KFC menyajikan ayam goreng renyah. Sehingga banyak orang yang mulai merayakan natal di KFC. Hingga saat ini setidaknya 3,6 juta orang Jepang merayakan natal di KFC, mereka bahkan telah melakukan reservasi dari jauh hari agar mendapatkan tempat duduk di hari natal.

Kapsul Bayi

Di tahun 2012, ditemukan ribuan kapsul berisi bubuk dari tubuh manusia. Kapsul ini ditemukan oleh petugas imigrasi di Korea Selatan. Kapsul yang berisi daging bayi yang dihancurkan hingga menjadi bubuk ini, dianggap sebagai obat untuk segala penyakit.

Banyak orang China yang mengonsumsi kapsul ini. Untuk membuat kapsul ini, mereka mengumpulkan bayi yang diaborsi atau yang sudah meninggal, untuk dihancurkan dan dijadikan bubuk. Beberapa sumber mengatakan bahwa tubuh-tubuh bayi ini dikeringkan di microwave, lalu ditumbuk menjadi bubuk yang berwarna hitam. (mb/detik)

Related posts