Bukik Sakura, Wisata Alam Melihat Keindahan Danau Maninjau di Pelembayan Agam

wisatawan saat berfoto di Bukik Sakura (foto: metrobatam/VB)

Metrobatam.com, Agam – Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memang menyimpan banyak keindahan alam salah satunya Bukik Sakura.

Destinasi Wisata Alam Bukik Sakura yang terletak di daerah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tepatnya di perbatasan jorong Data Munti dan jorong Data Baringin, Objek wisata alam ini memiliki surga keindahan alam yang wajib dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.

Read More

Hamparan Danau  Maninjau yang luas di bawah lereng pegunungan, menjadikan Bukik Sakura cukup diminati wisatawan yang menyuguhkan panorama alam yang begitu indah.

Bukik Sakura mempunyai spot keindahan alam Danau Maninjau yang dapat dilihat dari Puncak Bukik Sakura yang bersebelahan dengan Puncak Lawang serta memiliki udara yang sejuk dan nyaman bagi wisatawan apalagi dengan membawa serta keluarga.

Untuk menuju ke lokasi bisa melalui dua arah yaitunya dari Pasa Akaik Nagari duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, jarak tempuh lebih kurang 5 Km dengan kondisi jalan dominan menanjak, ataupun dari jalur Puncak lawang, Nagari lawang, dengan jarak sedikit jauh namun hanya menyisiri pinggang perbukitan menuju arah barat. dan wisatawan dimanjakan dengan pemandangan alam yang sejuk nan alami.

Selain itu, lokasi objek wisata ini juga merupakan tempat untuk mengais rejeki bagi warga sekitar, seperti ibu Fahma yang berjualan di lokasi wisata Bukik Sakura mengatakan, sebelumnya  saya berjualan Nasi di Kota Bukittinggi tepatnya di samping Masjid Al Falah Jambu Air, dan sekarang berjualan di lokasi ini, karena akibat terdampak Covid-19.

“Dan tidak bisa lagi untuk menyambung hidup di Kota, dengan dibukanya objek wisata Bukik Sakura ini perlahan -lahan ekonomi saya bangkit kembali,” pungkasnya.

Harapan dari masyarakat setempat yang juga tokoh masyarakat dari jorong Data Baringin, Jugiardi Dt Marahun Basa mengharapkan, kepada Dinas Pariwisata  Kabupaten Agam dan Pemerintah  Provinsi Sumbar  untuk dapat perhatian yang lebih kawasan wisata Bukik Sakura ini.

Karena ini adalah aset-aset daerah yang perlu dilestarikan dan dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Seperti perbaikan jalan, karena jalan untuk menuju Lokasi wisata Bukik Sakura hanya jalan Beton yang merupakan jalan swadaya masyarakat serta pengembangan dalam bentuk pembangunan fisik rumah-rumah singgah dan kami mengunakan Dana Nagari sebesar 100 juta,” ungkap Jugiardi

“Selain itu, untuk kenyamanan pengunjung perlu juga disedikan tempat sampah agar kebersihan dan keindahan tetap terjaga, serta penyediaan air bersih dan WC,” pungkasnya. (V.Basa)

Related posts