KPU Kebumen: Ada 2.229 lembar Surat Suara Berpotensi Rusak

Keterangan: Proses sortir dan lipat surat suara di KPU Kebumen. (Dok. foto: KPU Kebumen)

KEBUMEN (Metrobatam.com) – Di hari ketiga proses sortir dan lipat surat suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen Jawa Tengah telah menyelesaikan sebanyak 370.141 lembar surat suara dan menemukan ribuan surat suara yang berpotensi rusak.

Sekretaris KPU Kebumen Handoyo menyampaikan, hingga Sabtu (21/11/2020) sore, pihaknya menemukan sedikitnya 2.229 lembar surat suara yang berpotensi rusak.

Bacaan Lainnya

Handoyo mengatakan bahwa potensinya bukan cacat, tetapi seperti adanya noda diluar kotak ataupun hasil potongan surat suara yang tidak sempurna.

Terhadap surat suara tersebut, lanjut Handoyo, oleh KPU akan ditampung dan dimasukan kembali ke gudang surat suara. Sementara untuk kecukupan pelipatan yang harus sesuai jumlah DPT masing-masing TPS akan dicukupi dari surat suara cadangan.

“Jika nanti sampai hari ke-5 atau ke-6, surat suara yang berpotensi rusak jumlahnya diatas 2,5% dari total surat suara yang ada, langkah KPU adalah mengajukan penggantian ke percetakan” tutur Handoyo.

Untuk gelaran Pilkada Serentak tahun 2020, tambah Handoyo, KPU Kebumen menerima total 1.065.279 lembar surat suara, sesuai dengan jumlah DPT sebanyak 1.038.802 pemilih dan ditambah cadangan surat suara sebesar 2,5 persen.

Diketahui, surat suara Pilbup Kebumen 2020 dicetak oleh PT. Pura Barutama Kudus dan telah sampai ke KPU Kebumen pada 17 November 2020.

Handoyo menyampaikan bahwa Proses sortir-lipat ini masih akan dilaksanakan KPU secara bergelombang hingga 26 Nopember 2020 mendatang.

“Setiap hari ada 6 – 7 kelompok yang melakukan sortir dan lipat. Setiap kelompok terdiri dari 5 – 8 orang petugas yang mengerjakan satu Kecamatan. Ditargetkan setiap kecamatan dapat selesai dalam 2 hari pengerjaan, sehingga 26 Kecamatan se-Kabupaten Kebumen dapat selesai dalam 4 gelombang atau 8 hari pengerjaan,” terang Handoyo.

Jadwal sortir dan lipat surat suara di KPU Kebumen:
-Gelombang pertama (19-20/11)2020) terdiri dari Kecamatan Kebumen, Pejagoan, Sadang, Karangsambung, Alian, Poncowarno dan Kutowinangun.
-Gelombang kedua (21-22/11/2020) terdiri dari Kecamatan Prembun, Padureso, Bonorowo, Buluspesantren, Ambal, Mirit dan Sruweng
.
Gelombang ketiga (23-24/11/2020) terdiri dari Kecamatan Karanganyar, Karanggayam, Adimulyo, Klirong, Petanahan dan Puring.

Terakhir gelombang keempat (25-26/11) terdiri dari Kecamatan Kuwarasan, Gombong, Sempor, Rowokele, Buayan dan Ayah.

(Ad.Pur)

Pos terkait