Pasar Weleri Kendal Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

KENDAL (Metrobatam.com) – Kebakaran hebat terjadi di Pasar Weleri Kabupaten Kendal telah menghanguskan seluruh bangunan dan isi dagangan yang ada di dalam bangunan pasar tersebut, Kamis (12/11/2020) malam.

Menurut keterangan dari Rohadi (45 tahun) salah seorang petugas penjaga malam di Pasar Weleri, diduga api bermula dari bagian belakang pasar sebelah timur sekitar pukul 21.15 WIB. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian tengah. Akibatnya, hampir seluruh kios dan los di lantai bawah serta lantai atas hangus terbakar.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pedagang yang berusaha untuk menyelamatkan barang dagangannya, namun sebagian besar gagal, karena api dengan cepat melahap seluruh kios dan los yang. Ratusan pedagang yang datang ke lokasi kebakaran hanya bisa pasrah menyaksikan dagangannya ludes terbakar.

“Kabar terbakarnya Pasar Weleri cepat menyebar. Terutama di kalangan pedagang. Hal itu seperti disampaikan Suwarno (48 tahun) seorang pedagang pakaian di Pasar Weleri. Suwarno mengaku, begitu ia mendapat kabar bahwa Pasar Weleri terbakar, dirinya segera bergegas datang ke lokasi untuk menyelamatkan barang dagangannya.

“Namun sesampainya di lokasi, saya sudah tidak bisa menyelamatkan barang dagangan. Melihat ganasnya api, saya hanya bisa pasrah menyaksikan semua dagangan terbakar,” tandas Suwarno yang sehari-hari berdagang pakaian di lantai bawah Pasar Weleri.

Hal sama dialami Karyadi (48 tahun) yang juga salah seorang Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Weleri. Karyadi menuturkan, api yang dengan cepat membesar dan merambat ke bagian tengah pasar sangat sulit dipadamkan. Terlebih area Pasar Weleri yang luas dan akses jalan ke tengah pasar sangat sempit, menyulitkan petugas pemadam kebakaran.

“Jalan menuju ke tengah pasar sangat sempit, sehingga menyulitkan petugas pemadam kebakaran. Selain itu, kondisi hydran di sekitar Pasar Weleri tidak berfunsi dengan baik. Perkiraan saya 90 persen kios dan los di Pasar Weleri ludes terbakar,” jelas Karyadi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kendal Toni Ari Wibowo menuturkan, untuk memadamkan api, ada 11 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan. Proses pemadaman api juga terkendala air dan hydran yang tidak berfungsi. Petugas terpaksa mengambil air dari sungai terdekat”, ujar Toni

Selain itu, kata Toni, ramainya warga yang berkerumun dan para pedagang yang mencoba menyelamatkan dagangannya juga menyulitkan mobil Damkar mendekat ke lokasi kebakaran.

Penyebab kebakaran hebat di Pasar Weleri tersebut belum diketahui secara pasti. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Informasi terakhir, hingga Jum’at (13/11/2020) pukul 14.40 WIB, petugas pemadam kebakaran dari Satpolkar Kendal masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada api lagi yang masih menyala dan juga masih dilakukan pendinginan.

(Ad.Pur)

 

Pos terkait