Berkas Lengkap, 5 Bulan Sudah Ibu Ini Menanti Pengurusan Sertifikat di BPN Bintan Tanpa Ada Kejelasan

Berkas Lengkap, 5 Bulan Sudah Ibu Ini Menanti Pengurusan Sertifikat di BPN Bintan Tanpa Ada Kejelasan

Metrobatam.com|Bintan- Berkas pemisahan bidang tanah yang masuk di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bintan tidak kunjung usai hingga saat ini. Dari pengakuan pemohon pada tanggal 1 Juli hingga kini hampir 5 bulan.

Nur warga Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur mengatakan berkas pemisahaan bidang tanah dengan luas 400 M², sejumlah 1 bidang sudah di nyatakan lengkap dan diterima oleh pihak BPN Bintan. Melalui petugas ukur yang bernama Rizky berkas tersebut tidak ada persoalan lagi. Petugas tersebut juga sudah melakukan verifikasi dan pengukuran atas tanah pemohon. Namun hingga kini Sertifikat pengajuan pemisahan bidang atas nama ponirah tidak kunjung selesai. Di konfirmasi Pihak BPN melalui Rizky selalu sibuk dan tidak ada jawaban.

Bacaan Lainnya

“Saya orang susah pak, tolong kasiani saya. Dari kijang ke BPN Bintan jauh, saya harus carter atau bayar ojek menuju kesana. saya mohon kepada Kepala BPN Bintan dan Petugas BPN Bintan dapat membantu. Jika berkas saya, pemisahaan bidang yang diajukan tidak lengkap, atau mengalami kekurangan lainya atau ada masalah lahan, mohon petugas BPN koperatif menyampaikan kepada masyarakat jangan pesan atau telpon saya di diamkan. Dan di janjikan 2 minggu, Kami sangat berharap sertifikat hak milik kami dapat selesai sebagaimana mestinya,” Ujar Nur sambil meneteskan air mata.

Nur berharap, Petugas BPN Bintan dapat memberikan kepastian Batas waktu pelayanan penerbitan sertifikat sesuai SOP di BPN Bintan. Jangan masyarakat di diamkan atau di PHP. Dirinya sangat tidak nyaman dengan pemilik Sertifikat awal keluarga ibu ponirah.

” Saya mohon kepada petugas BPN Bintan tolong kasiani kami, kami orang susah. Hak kami melalui permohonan pemisahaan bidang, mengajukan pemisahaan bidang sudah sesuai dengan prosedur yang ada, jika tidak ada persoalan lagi. Kami mohon di bantu selesaikan” Ungkapnya.

Nur menambahkan, sekitar 3 Minggu yang lalu dirinya di janjikan oleh petugas BPN Bintan atas nama Rizky di perkirakan 2 mingguan sertifikat tersebut selesai. Dirinya mendapatkan informasi dari petugas BPN yang bernama Rizky keterlambatan tersebut akibat peta bidang tanah yang ada di Bintan Timur bergeser, sehingga hal tersebut membuat keterlambatan sertifikat dirinya tertunda hingga saat ini diperkirakan hampir 5 bulan.

” Saya tidak faham, kenapa bisa peta bidang tanah di Bintan timur bergeser, informasi yang diperoleh dari saudara risky itu yang membuat sertifikat tanah saya lama. Atau jangan jangan ada alasan lain yang membuat sertifikat pemisahan bidang tanah saya tidak kunjung usai,” Ujarnya dengan nada bingung.

Hingga berita ini terbit petugas BPN Bintan belum dapat dihubungin.

(Red)

Pos terkait