METROBATAM.COM, BATAM – Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menguji fisik prajuritnya.
Lomba renang militer estafet dan gaya dorong ponco digelar untuk membuktikan kekuatan fisik anggotanya selama bertugas di Batam.
Uji ketangkasan itu berlangsung di Kolam Renang Militer Tirto Sagoro-04, Tanjung Uban, Selasa (28/4/2026).
Dalam perlombaan ini peserta yang turut memeriahkan yakni dari satuan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bubara-858, Kapal Angkatan Laut (KAL) Marapas, KRI Sigurot-864, Patroli Keamanan Laut (Patkamla) dan KRI Krait-827.
Masing-masing peserta melaksanakan renang sejauh 50 meter secara estafet sambil tetap mengenakan seragam dan hanya melepas sepatunya.
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral IV, Kolonel Laut (KH) Ign. M. Pundjung T., S.Sos., M.Sc dalam siaran pers, Rabu (29/4/2026) mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan fisik dan ketahanan tubuh bagi para prajurit.
Selain itu juga sebagai sebagai tolak ukur kesiapan satuan yang profesional dan militan dalam mendukung pelaksanaan tugas di laut.
“Kegiatan ini dalam rangka mengukur kemampuan para prajurit, dan juga sebagai ajang menjaring bibit-bibit atlet di Satrol Kodaeral IV,” ujarnya kepada MetroBatam.
Dalam rangka pembinaan satuan (Binsat) triwulan II Tahun Anggaran 2026, cabang renang militer estafet yang keluar sebagai juara pertama yakni dari satuan KRI Bubara-858.
Disusul KAL Marapas di posisi kedua dan KRI Sigurot-864 di posisi ketiga. Sementara pada cabang renang militer dorong ponco, Patkamla berhasil meraih juara pertama, diikuti KRI Bubara-858 sebagai juara kedua serta KRI Krait-827 di posisi ketiga.
Adapun dari keseluruhan hasil perlombaan, KRI Bubara-858 berhasil meraih predikat juara umum. Hal ini menunjukkan performa terbaik dalam kedua kategori yang dipertandingkan sekaligus menjadi sarana pembinaan fisik serta kekompakan antar prajurit di lingkungan Satrol Kodaeral IV.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh prajurit semakin siap secara fisik dan mental dalam menghadapi tantangan tugas di wilayah perairan serta terus menjaga profesionalisme sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan laut Indonesia,” tukasnya. (Ilh4m)














