Warga Kalsel 10 Hari Tersesat di Dalam Hutan Desa Kalahien Barsel, Cuma Makan Daun Untuk Bertahan Hidup

Warga Kalsel 10 Hari Tersesat Didalam Hutan Desa Kalahien Barsel, Cuma Makan Daun Untuk Bertahan Hidup

METROBATAM.COM, Buntok – Sempat dinyatakan hilang, ternyata dalam 10 hari bertahan hidup dengan memakan daun, di dalam hutan yang berada di Desa Kalahien, Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Muhammad Junaidi (25) warga, Tatah Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kalimantan Selatan (Kalsel) di temukan oleh warga dalam keadaan tanpa busana dan memprihatinkan.

Menurut saksi mata bernama Panding Mula Maleh (42), korban ditemukan warga didalam hutan setelah mendengar suara korban berteriak-teriak ‘Allahuakbar’. Mendengar teriakan tersebut beberapa warga mencoba mendatangi sumber suara dan menemukan korban dalam keadaan lemas.

“Korban tidak menggunakan busana, hanya ditutupi oleh akar dan dedaunan. Karena baju dan celana korban robek, mungkin akibat tersangkut dahan ataupun bambu,” ucap Panding atau biasa disapa Bobo kepada Metrobatam.com, Rabu (27/4).

Sebelumnya, korban dinyatakan hilang saat bepergian bersama saudara iparnya menggunakan mobil dari Gambut Kalsel menuju Ampah, Barito Timur (Bartim). Sesampainya di Desa Kalahien, korban beristirahat dan sempat terjadi cekcok antara korban dan iparnya.

Bacaan Lainnya

“Karena korban sudah mengemudi 11 jam maka mereka beristirahat, tetapi saudaranya mendesak untuk melanjutkan perjalanan. Akibat hal itu korban melarikan diri ke dalam hutan untuk menghindari keributan dan tersesat,” terangnya.

Saat dimintai keterangan terhadap korban oleh saksi Panding, diketahui korban sudah berusaha keluar dari hutan dan mendengar suara mobil dan motor. Hanya saja anehnya setiap korban menuju suara tersebut, korban kembali lagi ke dalam hutan.

“Setelah ditemukan, korban segera diberikan makanan serta pakaian oleh warga setempat. Dan saat ini korban sudah dibawa ke RSUD untuk dilakukan perawatan,” Tutup Panding.

(R-N)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *