KOTO RANTANG, METROBATAM.COM – Kondisi jalan menuju Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Global Atmosphere Watch (GAW) di Koto Tabang, Nagari Koto Rantang, dilaporkan mengalami kerusakan parah. Jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan strategis tersebut kini dipenuhi lubang, retakan, serta genangan air saat hujan turun.
Kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna kendaraan, tetapi juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan para pegawai yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut. Beberapa pengendara mengaku harus memperlambat laju kendaraan secara drastis untuk menghindari lubang yang cukup dalam, terutama pada malam hari ketika pencahayaan terbatas.
Sebagaimana diketahui, kawasan Koto Tabang merupakan lokasi penting karena menjadi tempat berdirinya fasilitas penelitian atmosfer dan lingkungan yang memiliki reputasi nasional bahkan internasional. Keberadaan kantor BRIN dan stasiun GAW di wilayah tersebut menjadikan akses jalan sebagai infrastruktur vital yang menunjang kelancaran aktivitas penelitian, kunjungan tamu, maupun operasional harian.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan. Infrastruktur jalan yang layak dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan riset dan pelayanan publik, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, kondisi jalan yang rusak dikhawatirkan dapat berdampak pada citra daerah, mengingat kawasan tersebut kerap dikunjungi oleh peneliti dan tamu dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Dengan perbaikan yang memadai, diharapkan akses menuju kawasan riset tersebut dapat kembali normal dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak.
Warga Nagari Koto Rantang pun berharap adanya inisiatif cepat dari pemerintah, baik melalui anggaran perbaikan rutin maupun program peningkatan infrastruktur, agar jalan menuju kantor BRIN dan GAW Koto Tabang dapat segera diperbaiki demi kepentingan bersama.
(Basa)














