METROBATAM.COM, BATAM – Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Pembinaan Masyarakat (Korbinmas) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) menggelar kegiatan bertajuk Ngopi Kamtibmas bersama masyarakat di Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (22/4/2026) kemarin.
Hal tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dengan masyarakat guna memperkuat komunikasi serta menjaga situasi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Kegiatan ini merupakan program pembinaan masyarakat yang bertujuan untuk menampung aspirasi, keluhan serta masukan dari warga secara langsung.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran petinggi Baharkam Polri, Polsek sekitar, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Lurah, tokoh masyarakat hingga petugas Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).
Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Pembinaan Satuan Pengamanan (Binsatpam) Polisi Khusus (Polsus) Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Kepolisian Daerah (Polda) Kepri, AKBP Syahrial, S.E., menyampaikan bahwa, kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan wadah silaturahmi yang efektif antara Polri dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mendengar langsung aspirasi, saran, maupun kritik dari masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (23/4).
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah permasalahan yang terjadi di lingkungan, di antaranya keresahan terkait balap liar dan penggunaan knalpot brong oleh remaja, permasalahan pendataan penghuni kos-kosan hingga kendaraan truk sayur yang berkendara ugal-ugalan di jalan.
Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan (Kasat) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polresta Barelang, AKP Betti Novia, S.Sos., M.H menegaskan, pihak Kepolisian akan terus melakukan upaya preventif dan represif.
“Kami akan terus melaksanakan penyuluhan, edukasi, serta himbauan kepada para remaja terkait bahaya balap liar dan knalpot brong. Selain itu, kami juga telah melaksanakan razia pada tanggal 15 hingga 19 Maret dengan hasil 102 kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi berhasil diamankan,” kata dia.
Kegiatan itu diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Barelang. (Ilh4m)














