BP Batam Siapkan Kawasan Berorientasi Transit, Perkuat Integrasi Transportasi Massal

Infografis seputar Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah merancang pengembangan Kawasan Berorientasi Transit (KBT) sebagai strategi untuk menghadirkan sistem transportasi massal yang lebih efisien, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

METROBATAMCOM, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah merancang pengembangan Kawasan Berorientasi Transit (KBT) sebagai strategi untuk menghadirkan sistem transportasi massal yang lebih efisien, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada Rabu (22/4/2026).

Pengembangan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Bus Rapid Transit (BRT) sebagai salah satu program prioritas pembangunan Kota Batam di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

Melalui konsep KBT, penataan kota akan diarahkan pada integrasi berbagai kawasan strategis, seperti kawasan industri, destinasi pariwisata, pelabuhan, hingga bandara, dengan jaringan transportasi umum yang terhubung. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dalam pertemuan tersebut turut dibahas rencana pengembangan jalur trase Light Rail Transit (LRT) sebagai moda transportasi modern untuk mendukung kebutuhan mobilitas jangka panjang di Batam.

Dengan penguatan sistem transportasi terintegrasi ini, BP Batam optimistis mampu menciptakan kota yang lebih tertata, ramah mobilitas, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (**)

Pos terkait