BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di dalam lingkungan lapas. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) A. Silban dalam kegiatan silaturahmi bersama pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi.
Dalam pertemuan tersebut, A. Silban menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya peredaran narkoba di dalam lapas.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan ketat serta berbagai langkah pencegahan guna memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Kami pastikan tidak ada peredaran narkoba di dalam Lapas Kelas IIA Bukittinggi. Pengawasan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujar A. Silban.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa warga binaan saat ini diarahkan untuk fokus pada kegiatan-kegiatan positif dan produktif. Berbagai program pembinaan telah dijalankan, mulai dari kerajinan tangan, pertanian, perkebunan hingga peternakan.
Menurutnya, hasil dari kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi warga binaan.
“Hasil dari kegiatan itu dapat dinikmati oleh warga binaan sendiri, sehingga mereka memiliki aktivitas yang bermanfaat selama menjalani masa pembinaan,” tambahnya.
Selain itu, Lapas Kelas IIA Bukittinggi juga secara rutin bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelaksanaan tes urine secara berkala bagi warga binaan.
“Kami melakukan tes urine setiap enam bulan sekali bekerja sama dengan BNN. Hasil pemeriksaan terakhir yang dilakukan beberapa bulan lalu menunjukkan hasil nihil,” jelasnya.
A. Silban menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan instansi terkait lainnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari narkoba, serta mampu membina warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif.
Kegiatan silaturahmi bersama SMSI ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dengan insan pers, sekaligus memberikan informasi yang transparan kepada publik terkait kondisi dan program pembinaan di dalam lapas.
(Basa)














