Kisah Pilu Aurel (6) di Lingga: Wajah dan Tubuh Terbakar Minyak Panas, Polisi Datang Bawa Harapan

LINGGA, METROBATAM.COM – Di usia yang seharusnya dihabiskan untuk bermain, Aurel Amelia (6) harus menahan perihnya luka bakar di wajah, badan, dan tangannya. Bocah perempuan asal Pulau Lipan, Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga ini menjadi korban tumpahan minyak panas di dapur rumahnya sendiri.

Kisah pilu Aurel ini pun mengetuk hati jajaran Polres Lingga. Wujud kepedulian itu ditunjukkan langsung oleh Kapolsubsektor bersama Bhabinkamtibmas Polsek Daik Lingga yang menyambangi kediaman Aurel, Sabtu (29/08/2026).

Aurel adalah putri dari pasangan Rano dan Sunarti, keluarga nelayan sederhana yang tinggal di RT 01/RW 01, Dusun I, Desa Penuba.

Insiden nahas itu terjadi pada Minggu (16/08/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu Aurel berada di dapur.

Bacaan Lainnya

Tanpa disangka, sebuah korek api meledak di dekat kompor. Ledakan kecil itu menyambar kuali berisi minyak panas hingga tumpah dan mengenai tubuh mungil Aurel.

Jerit tangis pun pecah. Keluarga yang panik langsung berupaya memberikan pertolongan pertama, sebelum akhirnya pada pukul 16.00 WIB, Aurel dilarikan ke RSUD Encik Maryam Daik Lingga untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kini, hampir dua pekan berlalu, kondisi Aurel berangsur membaik dan masih dalam tahap pemulihan di rumah dengan pengawasan keluarga.

Kunjungan Polsek Daik Lingga bukan sekadar formalitas. Dipimpin Kapolsubsektor Aiptu Andi Saputra, polisi datang untuk mendengarkan langsung kronologi dari orang tua korban, memantau kondisi Aurel, sekaligus menguatkan mental keluarga.

“Selain mendengarkan keterangan dari orang tua korban, kami juga memantau kondisi korban dan memberikan dukungan kepada korban serta keluarga,” ujar Aiptu Andi Saputra.

Sebagai bentuk empati, Polres Lingga melalui Polsek Daik Lingga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, susu, roti, dan uang santunan untuk meringankan beban keluarga selama proses pemulihan.

“Kami memberikan motivasi kepada korban dan keluarga agar tetap semangat menjalani proses pemulihan. Kami juga mengingatkan keluarga untuk terus memperhatikan proses pengobatan dan perawatan sesuai anjuran tenaga kesehatan,” lanjutnya.

Kehadiran polisi di rumah panggung sederhana milik keluarga Rano itu menjadi oase di tengah cobaan yang mereka hadapi. Harapannya hanya satu, Aurel bisa segera sembuh dan kembali ceria seperti sediakala.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua, terutama para orang tua, untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di dapur – api, korek, dan minyak panas – terlebih jika ada anak-anak di sekitar.

Penulis: Awalludin

Pos terkait