Peringati Harhubnas 2026, Jalur Laut dan Udara Motor Penggerak Utama Kabupaten Karimun

Harhubnas 2026 di Karimun: Rute Penerbangan Baru dan Pengembangan Bandara RHA Disiapkan

METROBATAM.COM, KARIMUN – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kabupaten Karimun menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas transportasi laut dan udara sebagai penunjang aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.

Upacara peringatan Harhubnas 2026 digelar di halaman Rumah Dinas Bupati Karimun, Kamis (17/9/2026). Pemerintah Kabupaten Karimun memfasilitasi lokasi tersebut sebagai tempat pelaksanaan upacara yang diikuti para insan perhubungan.

Tahun ini, penyelenggaraan Harhubnas dilaksanakan secara bergiliran oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun bersama Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) dan Pemerintah Kabupaten Karimun.

Usai upacara, KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun turut menunjukkan kepeduliannya kepada para pekerja pelabuhan dengan menyerahkan sebanyak 76 paket sembako kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan porter pelabuhan.

Bacaan Lainnya

Plt. Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Muhamad Saiful, S.T., M.M.Tr., mengatakan sektor perhubungan memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah kepulauan.

Ia menyebut KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun berkomitmen mendukung konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Karimun melalui peningkatan efisiensi pergerakan transportasi laut.

“Kami melayani pergerakan kapal barang di Pelabuhan Parit Rampak dan bongkar muat di Pelabuhan Taman Bunga. Selain itu, kami melayani transportasi penumpang ke pulau-pulau seperti Tanjung Batu, Moro, dan Buru,” ujar Saiful.

Menurutnya, kelancaran transportasi laut menjadi kebutuhan penting mengingat karakteristik Karimun sebagai wilayah kepulauan. Karena itu, aspek keselamatan pelayaran juga menjadi perhatian utama.

Saiful mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, untuk senantiasa mematuhi ketentuan dan instruksi keselamatan pelayaran, terutama ketika kondisi cuaca di perairan kurang bersahabat.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, M. Subiat Wiranata Kusumah, S.SiT., mengungkapkan sejumlah langkah tengah disiapkan untuk memperkuat konektivitas transportasi udara di Karimun.

Salah satunya melalui penjajakan komunikasi dengan maskapai Citilink untuk membuka sejumlah rute penerbangan komersial baru, termasuk rute Pekanbaru-Karimun dan Tanjungpinang-Karimun.

Pengembangan jaringan penerbangan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menunjang pertumbuhan sektor industri dan pariwisata. Konektivitas udara juga diarahkan untuk memperkuat posisi Karimun sebagai salah satu simpul logistik di wilayah Kepulauan Riau.

Tak hanya pengembangan rute, penataan dan pengembangan Bandara RHA Karimun juga telah disiapkan dalam rencana strategis yang diajukan kepada Kementerian Perhubungan hingga 2029.

Subiat menjelaskan, pada 2027 direncanakan dilakukan pengerasan runway serta reklamasi lahan. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan runway dan pembangunan terminal pada 2028.

Sementara pada 2029, pihaknya menargetkan pembangunan terminal ultimate.

“Kami merencanakan pembangunan terminal ultimate pada tahun 2029 agar fasilitas bandara mampu menampung pergerakan pesawat sekelas Airbus maupun Boeing,” terang Subiat.

Di sisi lain, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Dr. Sularno, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi kepada seluruh insan perhubungan yang selama ini berperan dalam menjaga konektivitas wilayah.

Menurutnya, transportasi laut dan udara memiliki posisi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di daerah kepulauan seperti Karimun.

Ia menilai kondisi geografis Karimun tidak semestinya menjadi kendala bagi kemajuan daerah. Sebaliknya, karakteristik kepulauan tersebut harus dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas aksesibilitas dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Sularno juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Ia mengajak warga untuk selalu memperhatikan informasi dan imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), khususnya ketika hendak melakukan perjalanan melalui jalur laut.

Peringatan Harhubnas 2026 di Karimun pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem transportasi yang aman, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat serta mendukung perkembangan ekonomi daerah. (AF)

Pos terkait