METROBATAM.COM, MANADO – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib – Rendy Virgiawan Mangkat (Weny-Rendy), menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya jajaran Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sulawesi Utara periode 2026-2031.
Ucapan tersebut disampaikan menyusul suksesnya Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-X KAHMI dan Muswil ke-II FORHATI Sulut yang digelar di Hotel Swiss-Belhotel Manado, sejak Sabtu sore 31 Oktober hingga Minggu dini hari, 1 November 2026.
Muswil yang diikuti 12 Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Sulut itu berlangsung demokratis dan tuntas dalam empat sidang pleno utama. Puncaknya adalah pemilihan presidium baru.
Weny Gaib menilai, KAHMI dan FORHATI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun umat dan bangsa.
“Selamat dan sukses untuk seluruh Presidium MW KAHMI dan FORHATI Sulut periode 2026-2031 yang baru terpilih. Semoga amanah, solid, dan terus menjadi rumah perjuangan yang berkontribusi nyata untuk daerah, khususnya Sulawesi Utara. Dari Kotamobagu untuk Indonesia,” ujar Weny Gaib diamini Rendy Mangkat.
### 7 Presidium KAHMI Sulut Terpilih
Berdasarkan hasil pemungutan suara sah, 7 nama terpilih sebagai Presidium MW KAHMI Sulut 2026-2031:
1. H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si. (Bupati Bolsel) – 11 Suara 2. Jifly Z. Adam – 11 Suara 3. Hairil Paputungan – 11 Suara 4. Mursidin Mokobombang – 11 Suara 5. Madzahabullah Ali – 8 Suara 6. M. Fikri Darise – 8 Suara 7. M. Firman Mustika – 8 Suara
Terpilihnya Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, menjadi sorotan. Ia dipercaya mewakili presidium terpilih untuk menutup Muswil secara resmi.
Dalam sambutannya, Iskandar mengajak seluruh elemen untuk kembali bersatu pasca kompetisi.
“Dinamika adalah bagian dari organisasi. Mari kita kesampingkan perbedaan, bersinergi memajukan KAHMI dan FORHATI,” pesannya.
Pelantikan 5 Desember
Panitia bersama Presidium KAHMI Nasional menyampaikan pelantikan pengurus terpilih dijadwalkan paling lambat 5 Desember 2026, dilanjutkan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) untuk merumuskan program kerja 5 tahun ke depan.
Muswil X ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran KAHMI sebagai wadah intelektual, keislaman, dan kebangsaan.














