Neymar, antara Real Madrid dan Judas di Barcelona

 

Metrobatam.com, Barcelona – Legenda Barcelona, Hristo Stoichkov, mengaku yakin Neymar tidak akan menjadi “penghianat” dengan menerima tawaran Real Madrid untuk berkarier di Santiago Bernabeu pada musim depan.

Read More

Neymar masih terikat kontrak di Camp Nou hingga 30 Juni 2018. Namun, bomber asal Brasil itu dikabarkan berpeluang hijrah setelah namanya tersangkut kasus penggelapan pajak terkait proses transfer dari Santos ke Barcelona pada musim panas 2013.

Pada Selasa (2/2/2016), salah satu media Spanyol, Onda Cero, mengabarkan, Madrid siap menampung Neymar. Bahkan, kubu Los Blancos, disebut siap menebus pemain berusia 23 tahun tersebut dengan harga fantastis sebesar 190 juta euro atau sekitar Rp 2,8 triliun.

“Neymar tidak akan menjadi Judas seperti yang sudah ada sebelumnya. Dia akan memenangi Ballon d’Or bersama Barcelona,” ujar Stoichkov.

Pernyataan Stoichkov itu mengacu terhadap beberapa pemain Barcelona yang sempat hijrah ke Madrid. Legenda Portugal Luis Figo, misalnya, yang memutuskan berkarier bersama Los Galacticos pada 2000 setelah berseragam Barcelona selama lima musim (1995-2000)

Pelatih Barcelona, Luis Enrique, Selasa (10/2/2016), berkomentar soal rumor kepindahan Neymar. Menurut mantan pelatih Celta Vigo itu Neymar harus memiliki mental kuat untuk menolak berbagai proposal tawaran dari klub lain agar melepaskan seragam Blaugrana.

“Segala sesuatu bisa terjadi dalam dunia sepak bola. Sulit untuk para pemain yang bermain di klub besar menangani situasi seperti ini. Tetapi, banyak pemain yang mampu bertahan di sini untuk waktu yang lama untuk punya kapasitas untuk menghadapi situasi seperti ini,” tutur Enrique.

Selain El Real, dua klub raksasa Premier League, Manchester United dan Manchester City juga tertarik merekrut Neymar. Kedua klub itu pun bahkan dikabarkan bersedia menjadikan finalis FIFA Ballon d’Or 2015 tersebut sebagai pemain termahal di dunia.

Sumber: Football Espana

Related posts