83 PNS Baru Resmi Dilantik, Wali Kota Batam Tekankan Semangat Pengabdian

Sebanyak 83 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Prosesi pengambilan sumpah/janji serta penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,

METROBATAM.COM, BATAM – Sebanyak 83 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Batam. Prosesi pengambilan sumpah/janji serta penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam.

Dari total 83 PNS yang diangkat, sebanyak 82 orang berasal dari golongan III dan satu orang dari golongan II A. Para PNS baru ini akan ditempatkan di 45 perangkat daerah, termasuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) RSUD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja masing-masing.

“Mulai hari ini, saudara menjadi bagian dari wajah Pemerintah Kota Batam. Sikap dan kinerja saudara akan mencerminkan bagaimana institusi ini dinilai oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong para PNS baru untuk memahami secara mendalam kondisi Kota Batam, mulai dari sistem pemerintahan hingga karakteristik daerah.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar aparatur sipil negara dapat menjalankan tugas secara optimal, tidak hanya sekadar rutinitas.

Selain itu, Amsakar mengingatkan agar para pegawai tidak bekerja secara biasa-biasa saja. Ia berharap kehadiran setiap ASN mampu memberikan kontribusi nyata di unit kerja masing-masing.

“Jadilah pegawai yang kehadirannya benar-benar dirasakan dan dibutuhkan, bukan sekadar menjalankan tugas tanpa dampak,” tegasnya.

Di tengah dinamika perubahan yang cepat, ia menilai ASN dituntut untuk lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik, menurutnya, harus mampu menjawab berbagai persoalan secara cepat, termasuk yang berkembang melalui media sosial.

Amsakar juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan nama baik institusi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik dibangun dalam waktu yang panjang, namun dapat rusak hanya karena satu kesalahan.

“Jangan sampai ada yang mencoreng nama baik Pemerintah Kota Batam. Kepercayaan masyarakat harus dijaga bersama,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak para PNS untuk memiliki inisiatif dalam bekerja, tidak menunggu perintah, serta mampu membangun sinergi baik di internal Pemerintah Kota Batam maupun dengan BP Batam.

Menutup arahannya, Amsakar menegaskan bahwa menjadi ASN bukan hanya soal status dan penghasilan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah ASN yang berintegritas, loyal, memiliki semangat melayani, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kinerja Pemerintah Kota Batam,” pungkasnya. (KJP)

Pos terkait