METROBATAM.COM, BATAM – Aksi pencurian dengan pemberatan kembali terjadi di Kota Batam. Seorang residivis bernama Mas’ud alias Tambi didakwa melakukan pembobolan sejumlah ruko di kawasan Puri Legenda, Batam Kota, dan membawa kabur puluhan gulung kabel dengan nilai kerugian lebih dari Rp100 juta.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (7/11/2025) dini hari. Dalam aksinya, Mas’ud diduga tidak bekerja sendiri, melainkan bersama dua rekannya, Sihombing dan Siregar, yang hingga saat ini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Batam pada Selasa (28/4/2026), jaksa penuntut umum mengungkapkan bahwa pencurian tersebut dilakukan secara terencana. Terdakwa disebut dijemput oleh rekannya di sekitar Masjid Raya Baitusyasyakur sebelum menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 03.00 WIB, para pelaku tiba di ruko Blok D.1 nomor 5, 6, dan 7. Mereka kemudian merusak rolling door menggunakan linggis, gunting besi, dan obeng setelah gagal membuka pintu dengan cara biasa.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil sebanyak 97 gulung kabel dari berbagai jenis, termasuk kabel DC berukuran besar, serta uang tunai sebesar Rp380.000. Barang-barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa kabur.
Akibat kejadian ini, pemilik ruko, Ali Chua, mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp105.488.956.
Atas perbuatannya, jaksa mendakwa Mas’ud dengan pasal pencurian dengan pemberatan karena dilakukan pada malam hari, secara bersama-sama, serta dengan cara merusak untuk masuk ke dalam bangunan.
Namun, jalannya persidangan sempat tertunda. Saat sidang akan dimulai, terdakwa tiba-tiba terlihat lemas dan harus dievakuasi keluar ruang sidang oleh petugas.
Kondisi tersebut menuai kekecewaan dari pihak korban. Ali Chua menilai sikap terdakwa sebagai upaya untuk menunda proses hukum.
“Saya sudah menunggu sejak siang di pengadilan, tetapi sidang kembali ditunda karena terdakwa mengaku sakit,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kabel yang dicuri baru saja tiba di lokasi pada sore hari sebelum kejadian, namun sudah hilang pada malam harinya.
Sementara itu, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang hingga kini belum tertangkap. (Nkson)














