5 Rumah Makan di Tanjung Pinang Positif Menggunakan Formalin

Metrobatam.com, Tanjungpinang –  Berdasarkan surat Kepala Balai Kajian Veteriner Nomor 04009/PK.310/F 4 B 1/04/2016 yang berkantor pusat di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar) menyatakan bahwa ada lima rumah makan di Kota Tanjung Pinang yang terindikasi positif menggunakan zat berbahaya jenis formalin.
Penelitian tersebut dilakukan Balai Kajian Veteriner pada tanggal 5  April 2016 dengan melakukan cek sample daging yang digunakan untuk dihidangkan di rumah makan tersebut di laboratorium.
Adapun lima rumah makan tersebut adalah rumah makan
1. Batagor Ikhsan di jalan Ir. Sutami
2. Rumah Makan Bata Merah di Jln Pameran
3. Bakso Gunung di Jln Ir. Sutami
4. Rumah Makan Sederhana di Jln Pramuka
5. Rumah Makan Moro Tresno di Jln Wiranto.
Kepala Bidang Pertanian dan Peternakan Dinas Kelautan Pertanian Peternakan Kehutanan dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang, Hamerudin ketika dikonfirmasi di kantornya membenarkan bahwa lima tempat makan tersebut terindikasi menggunakan zat berbahaya dari hasil temuan Veteriner Bukittinggi.
Dia menyebut sebelum dilakukan pengambilan contoh barang (sample) telah diacak terlebih dahulu dari 20 tempat usaha pengolahan bakso daging di Tanjungpinang.
” Pada tanggal 22-25 feb  lembaga veteriner Bukittinggi dibawah Kementrian Pertanian melakukan survelen ke tempat kita. Karena wilayah kerja mereka berada di 4 provinsi yakni Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau. Lembaga ini aktif setiap tahunnya untuk melakukan survelen dalam pengambilan sample daging hewan segar olahan dalam bentuk daging. Salah satunya bakso,”jelas Hamerudin.
Namun hasil berbeda, lanjut Hameruridin, ketika diadakan uji ulang di laboratorium milik pemerintah Provinsi Kepri di Toapaya hasil yang keluar negatif. “Kita tidak tahu dari bukit tinggi menggapai positip dari mana penilaiannya pun kita tidak tahu,”tutupnya. (Budi Arifin)

Pos terkait