Masalah Pengalokasian Lahan, BP Batam Cari Solusi ke BPN

Metrobatam.com, Batam – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Hatanto Reksodipoetro melakukan pertemuan dengan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia untuk mencari solusi permasalahan lahan di Batam.

“Kami ingin mendengarkan penjelasan serta meluruskan hal-hal prinsip yang berkaitan dengan kewenangan BP Batam dalam hal pengalokasian lahan, serta penyampaian berbagai permasalahan yang dianggap perlu untuk disampaikan kepada Dirjen Pengadaan Tanah,” kata Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro seperti rilis yang diterima Antara di Batam, Senin.

Bacaan Lainnya

Dengan pertemuan tersebut diharapkan BP Batam mendapatkan klarifikasi lebih lanjut serta mencari solusi dari berbagai permasalahan tersebut sehingga kedepannya nanti sistem pengelolaan lahan di Batam oleh BP Batam.

Akhir-akhir ini permasalahan pengalokasian lahan di Batam oleh BP Batam menimbulkan berbagai masalah seperti tumpang tindih kepemilikan sehingga timbul banyak konflik.

Dalam kunjungan tersebut Kepala BP Batam di dampingi Anggota 3/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha, RC Eko Santoso Budianto, Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya Purba Robert M Sianipar dan Kepala Kantor Perwakilan Jakarta, Soeratmi.

Kepala BP Batam Reksodipoetro berserta rombongan selain untuk bersilaturahmi mereka juga melakukan pertemuan serta diskusi dengan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Prof Budi Mulyanto yang bertempat di Gedung Kementerian ATR/BPN Jakarta, Senin.

“Tanggapan yang diberikan oleh Dirjen Pengadaan Tanah atas pertemuan yang diagendakan oleh BP Batam tersebut sangat positif. Klarifikasi yang diberikan pun cukup memuaskan pihak BP Batam,” kata dia.

Hatanto mengatakan rencananya kedepan BP Batam dan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional akan mengagendakan kembali pertemuan serupa dengan mengundang Pemerintah Kota Batam.

Agenda pertemuan yang dilakukan oleh Kepala BP Batam kepada Dirjen Pengadaan tanah ini bermula pada saat rapat bersama Dewan Kawasan yang mereka hadiri.

Pada saat itu Kepala BP Batam menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pengelolaan lahan seringkali terjadi perbedaan pendapat. (mb/antara)

Pos terkait