Metrobatam, Medan – Enam begal merampas sepeda motor milik seorang pengendara setelah mengancam akan membunuh korbannya di Jalan Krakatau, Kelurahan Glugur Darat II, Kota Medan.
Akibatnya, korban yang bernama, Sugeng Raharjo (27) warga Jalan Sidorukun, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, pasrah kehilangan sepeda motor Vario BK 6882 AGT miliknya akibat digondol kawanan begal tersebut. Tak terima, korban pun mendatangi Mapolsek Medan Timur, Minggu (18/6).
Kepada wartawan, Sugeng menyebutkan, pagi itu, dirinya baru saja menjemput nasi rantangan untuk menu makan sahur di rumah temannya yang berada di Jalan Karantina Ujung Asrama TNI AD Glugur Hong dan selanjutnya hendak pulang ke rumah kostnya di kawasan Jalan Sidorukun.
Persis di perempatan lampu merah Jalan Krakatau – Jalan Pasar III, tiba-tiba Enam pemuda bersenjata tajam yang berboncengan mengendarai 3 motor mendekati korban dari arah belakang sembari mengancam akan membunuh korban bila tak berhenti.
Dua pelaku menodongkan pisau jenis belati ke arah korban dan seorang lagi langsung merampas kunci kontak sepada motor korban.
“Tiba-tiba mereka datang dari arah belakang sambil berteriak menyuruhku berhenti, terus mereka memepet motorku dan mengancam akan membunuhku pakai pisau yang dipegang pelaku. Kemudian kunci kontak motorku diambil salah satu pelaku,” kata korban.
Takut dirinya dibunuh, korban meninggalkan sepeda motornya begitu saja sembari melarikan diri. Sedangkan nasi rantangan untuk makan sahur yang dibawa korban, berserakan di tengah jalan raya.
“Karena nyawaku terancam, kutinggalkan saja motorku. Nasi rantangan yang ku bawa, jatuh berserakan di jalan raya,” sebutnya.
Melihat korbannya kabur, kawanan begal tersebut leluasa membawa kabur motor korban dan membuang belatinya di tengah jalan tersebut.
“Aku enggak beranilah melawan mereka, para pelakunya 6 orang dan membawa pisauh seperti belati, sedangkan aku sendiri,” ujar Sugeng.
Dijelaskan Sugeng, usai merampas motornya, seorang pelaku membuang senjata tajamnya di tengah jalan. “Padahal motor itu baru ku kredit sejak 5 bulan lalu,” jelas Sugeng.
Aksi kawanan begal tersebut ternyata terekam kamera CCTV milik pemerintah yang terpasang di jalan dan rekaman CCTV tersebut sudah diserahkan kepada pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu membenarkan ptihal adanya korban begal datang melapor. Hingga kini pihaknya masih menyelidiki kasus pembegalan tersebut. (mb/okezone)














