Metrobatam. com, Tanjungpinang -Puluhan pemilik dan Kepala Biro media massa yang ada di Provinsi Kepulauan Riau mengaku ditipu dan dibohongi oleh Kasubbag Humas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Petrik Nababan.
Pasalnya, dengan raut wajah penuh kekecewaan puluhan pemilik media, pulang dengan harapan palsu yang diberikan oleh Humas DPRD Kepri.
“Pas hari jumaat kemarin tanggal 20 Desember 2018 kita datang ke sini untuk menanyakan tagihan kita, Patrik bilang uang tak cukup, jadi sabar dulu beberapa hari ini kita cari,” ucap Rudi salah satu pemilik media menirukan ucapan Petrik waktu itu.
Akan tetapi, hingga hari ini, Jumat ini (28/12) Rudi dan rekan – rekan media datang kembali ke Kantor DPRD Kepri, Patrik tidak berada di Kantor DPRD Kepri.
“Saya telepon tidak diangkat. Saya whatsapp juga tidak dibalas,” ungkap Rudi dengan wajah penuh kekecewaan.
Padahal, Rudi mengaku sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan DPRD Provinsi Kepri.
“Sisa tagihan kami masih ada di DPRD ini. Ini sudah keterlaluan sebelumnya tidak ada kami dibuat seperti ini,” tutupnya. (Budi Arifin)














