Metrobatam.com, Agam – Upacara puncak peringatan perpindahan ibu kota Agam ke-27, 19 Juli 2020 mendatang, dari Bukittinggi ke Lubuk Basung tahun ini tidak di laksanakan karena masih suasana covid-19.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs. H. Martias Wanto, MM Dt. Maruhun. Dalam rapat yang digelar Pemkab Agam, bersama Camat Lubuk Basung, wali nagari se-Kecamatan Lubuk Basung, Ketua KAN, Bamus, dan Forkopimda, Rabu (15/7/2020).
Sekda Kabupaten Agam, Drs. H. Martias Wanto, MM Dt. Maruhun menyebutkan, pada peringatan kepindahan ibu kota Agam ke Lubuk Basung, biasanya masyarakat Lubuk Basung menggelar syukuran, dengan cara makan bajamba di rumah dinas Bupati Agam.
“Namun untuk kali peringatan yang ke-27 tahun ini, berbeda dibanding tahun sebelumnya. Tidak ada upacara dan syukuran. Sekda meminta tidak ada resepsi lain di tengah masyarakat, karena kondisinya saat ini masih pandemi Covid-19,” ujarnya.
“Upacara tidak dilaksanakan karena kita menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.
“Peringatan ibu kota Kabupaten Agam kali ini, akan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan lain, seperti gotong royong membersihkan lingkungan dan pemasangan umbul- umbul, baik di perkantoran,di pinggir jalan, dan di depan rumah,” pungkasnnya.














