Gawat, Kecanduan Gadget Sejumlah Anak Direhabilitasi di RSJ

  • Whatsapp
Ilustrasi
banner 468x60

Metrobatam.com, Jabar – Rumah Sakit Jiwa Jawa Barat merawat sejumlah anak dengan berbagai gejala seperti stres dan gampang emosional, hal itu dikarenakan sudah kecanduan gadget atau smartphone.

Disaat pandemi Covid-19, kasus kecanduan gadget terhadap anak meningkat. Dalam dua bulan terakhir saja tercatat ada 14 anak yang menjalani perawatan akibat adeksi atau kecanduan, sementara di tahun 2020 ada 98 anak yang mengalami adeksi dan dirawat di RSJ Jabar.

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum melakukan sidak ke RSJ Jawa Barat di kawasan Cisarua, Bandung Barat. UU mengaku prihatinan terkait adanya sejumlah anak yang dirawat di rumah sakit, lantaran menjadi korban kecanduan gawai atau smartphone.

“Sangat prihatin dengan kondisi ini. Perhatian orang tua sangat dibutuhkan agar anak tidak kecanduan gawai dan membatasi penggunaannya,”kata UU di RSJ Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). Seperti dikutip dari Okezone.com.

Saat UU berada di ruangan, memang terlihat ada sejumlah anak di bawah umur yang tengah dalam proses pemulihan, setelah mendapat penanganan tim medis rumah sakit setempat. Kepada UU tim medis maupun pasien sebelumnya sering merasa emosional bahkan mengamuk, karena kecanduan gawai atau smartphone berjam jam.

Pihak rumah mengakui, selama pandemi Covid-19 selama Januari hingga Februari ada 14 orang yang tergolong adeksi atau kecanduan dan ditangani tim medis RSJ. Sementara dari data konsultasi kejiwaan online, tercatat susah ada 98 anak yang kecanduan gawai dirawat dampak dari pandemi Covid-19.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Jabar, Elly Marliyani mengatakan, rata-rata usia korban adeksi sendiri yaitu 11 tahun hingga 15 tahun, salah satu gejala sang anak sudah adiksi gawai yang membuat gangguan jiwa, salah satunya adalah emosi kemudian mengurung diri.

“Hingga kurang berinteraksi sosial baik dengan keluarga maupun rekan rekannya karena lebih fokus ke gawai untuk bermain game, atau membuka akses media social,”tutur Elly.

Saat ini kebanyakan pasien anak yang mebgalami adeksi yang mengakibatkan gangguan jiwa menjalani rawat jalan. Namun demikian, peran orang tua lebih penting dalam mengawasi anak dalam membatasi main gawai tidak lebih dari dua jam dalam sehari.

(okezone)

Pos terkait