Kurang 24 Jam, Pelaku Perkelahian Maut di Agam Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
(Foto: Doc Humas Polres Bukittinggi)
banner 468x60

Metrobatam.com, Bukittinggi – Berselang 6 jam dari waktu kejadian perkelahian dua laki-laki yang mengakibatkan salah seorang meninggal dunia karena mendapatkan dua tusukan pisau dibagian dada, di sebuah Rumah kontrakan yang berada di Jorong Sungai Rotan Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. pada hari Jum’at (12/03/21) sekira pukul 10.00 WIB.

Sat Reskrim Polres Bukittinggi berhasil mengamankan RJ (35) di hari yang sama sekira pukul 16.30 WIB di lokasi Pelariannya yang beralamat di Pakoan 3 Gulai Bancah, Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya pada Jum’at , 12/03 sekira pukul.10.00 WIB telah terjadi perkelahian yang berujung maut antara AR (38) dengan RJ (35) di sebuah Rumah kontrakan yang berada di Jorong Sungai Rotan Nagari Batu Taba Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri Nasution, Sik menjelaskan dari keterangan sementara R (35) istri dari RJ (35).

“Kejadian berawal ketika AR datang kerumah kontrakannya yang berada di Jorong Sungai Rotan bermaksud menjemput anaknya yang tinggal bersama mantan istri, dan saat itu terjadilah percekcokan mulut antara AR dengan mantan istrinya yang berujung pemukulan sang mantan istri dengan menggunakan palu yang di selipkan AR dipinggang,” kata AKP Charirul Amri.

“Karena melihat sang istri dipukul AR menggunakan palu, RJ menghampiri AR dan terjadilah perkelihan antara keduanya yang mana dalam perkelahian tersebut AR memegang palu dan RJ memegang pisau. Dalam perkelahian tersebut AR mengalami dua luka tusuk pada bagian dada yang mengakibat AR meninggal dunia dalam perjalanan menuju kerumah sakit,” terang AKP Charirul Amri.

“Setelah mendapatkan informasi di lokasi kejadian Tim Opsnal Polsek IV A. Candung dan Sat Reskrim Polres Bukittinggi langsung bergerak cepat mencari keberadaan RJ,” ungkapnya.

“Tim opsnal berhasil mengamankan RJ berikut barang bukti 1 buah Pisau warna hitam yang diduga dipergunakan pelaku pada saat perkelahian dengan AR tersebut, saat RJ sudah diamankan di Mako Polres Bukittinggi guna pemeriksaan lebih lanjut, atas perbuatannya RJ dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUH Pidana,” pungkas Kasat Reskrim Polres Bukittinggi Akp Chairul Amri Nasution, S.I.K., mengakiri.

(basa/hms)

Pos terkait