Metrobatam.com, Tanjungpinang – Wali kota Tanjungpinang terpilih, Lis Darmansyah mengungkapkan perlu adanya pelebaran Polder Pengendalian Banjir Sri Katon untuk mengatasi luapan air yang terjadi di Jalan Merpati.
Untuk itu, diperlukan kajian untuk pembebasan lahan dan rumah penduduk yang ada kawasan tersebut.
“Memang harus diperluas, untuk kita minta Pak RT, Pak RW dan Lurah untuk mengidentifikasi rumah yang ada di sekitar waduk tentu harus dibebaskan agar supaya Polder pengendalian banjir ini dapat perluas untuk mengatasi debit air yang kencang rencana jangka panjang,” ungkap Lis saat meninjau Waduk Sri Katon, Sabtu(12/1) sore.
Lis juga telah meminta Kadis PUPR untuk berdialog dengan Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV untuk mencari solusi akan masalah ini.
“Kalau misalnya BWSnya siap kita juga siap berdialog dengan pemilik lahan,” tegas Lis.
Sementara itu, Kadis PUPR Tanjungpinang, Rusli mengatakan bahwa Lis Darmansyah memintanya untuk mengidentifikasi lahan – lahan di Waduk Sri Katon yang masuk dalam kawasan genangan air.
“Tujuannya untuk menampung debit air yang turun agar supaya lebih terukur. Ini lah yang tadi diperintahkan pak lurah untuk mengidentifikasi siapa pemilik lahannya dan PU berfikir bagaimana membuat perencanaan pembebasan lahannya setelah itu baru dibagi lagi Dinas mana yang bertugas membebaskan lahan tersebut,” bebernya.
(Budi)














