Pemkab Karimun Menerima Kunjungan Kerja Reses dari Komisi X DPR RI

Pemerintah Kabupaten Karimun menerima kunjungan kerja reses dari Komisi X DPR RI dalam rangka meninjau langsung kondisi pendidikan sekaligus menyerap aspirasi daerah, khususnya di wilayah kepulauan, Selasa (22/4/2026).

METROBATAM.COM, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dan  menerima kunjungan kerja reses dari Komisi X DPR RI dalam rangka meninjau langsung kondisi pendidikan sekaligus menyerap aspirasi daerah, khususnya di wilayah kepulauan, Selasa (22/4/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah, dalam pertemuan yang digelar di rumah dinas Bupati. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi daerahnya dalam sektor pendidikan.

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Karimun yang terdiri dari 251 pulau, dengan 57 pulau berpenghuni, menjadi kendala utama dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Kondisi wilayah kepulauan ini membuat distribusi sarana dan prasarana pendidikan menjadi tidak merata,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga menyoroti keterbatasan infrastruktur pendidikan, terutama di sejumlah pulau yang masih kekurangan ruang kelas. Hal ini menyebabkan beberapa sekolah terpaksa menerapkan sistem belajar tiga shift, yang berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran.

“Kami berharap adanya dukungan penambahan ruang kelas baru agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menilai Kabupaten Karimun memiliki karakteristik geografis yang unik karena berada dekat dengan negara tetangga serta terdiri dari ratusan pulau kecil.

“Dengan kondisi 251 pulau dan 57 di antaranya berpenghuni, tentu program pembangunan, termasuk sektor pendidikan, harus mampu menjangkau seluruh wilayah tersebut,” jelasnya.

Esti Wijayati juga mengungkapkan bahwa secara umum, capaian pendidikan di Kabupaten Karimun sudah berada di atas rata-rata nasional.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya perhatian lebih terhadap wilayah pulau-pulau kecil agar tidak terjadi kesenjangan layanan pendidikan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Karimun. (Af)

Pos terkait