Tahan Imbang Persin, Bonawang FC Jaga Asa Lolos

METROBATAM.COM, KOTAMOBAGU – Tidak ada pemenang di laga panas putaran kedua Totabuan Champions League (TCL) sore ini. Persin Sinindian dan Bonawang FC harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 di Lapangan Nunuk, Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur, Sabtu (25/7/2026).

Laga yang diprediksi sengit sejak awal langsung meledak di menit-menit pertama.

Gol Kilat Viktor Ambo

Baru 3 menit peluit dibunyikan, striker Persin Sinindian, Viktor Ambo langsung menghentak. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Bonawang FC, Ambo melepaskan tembakan dingin yang tak mampu dibendung kiper lawan. Skor 1-0 untuk Persin!

Bacaan Lainnya

Tertinggal cepat, Bonawang FC tidak tinggal diam. Selama 42 menit sisa babak pertama, mereka menggempur dari segala lini. Serangan silih berganti, namun kokohnya pertahanan Persin membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Kartu As di Menit Akhir

Memasuki babak kedua, tensi makin tinggi. Kedua pelatih merubah skema, adu umpan terobosan dan placing ke dalam kotak penalti terus diperagakan. Jual beli serangan tersaji, tapi gol kedua tak kunjung datang.

Petaka bagi Persin datang di menit ke-79. Berawal dari umpan panjang yang akurat dari pemain belakang, Rido Matulu muncul sebagai penyelamat Bonawang FC. Dengan tenang, ia memperdaya kiper Persin lewat tendangan chip cantik. GOL! Kedudukan imbang 1-1.

Di sisa waktu normal hingga 6 menit injury time, kedua tim kembali saling jual beli serangan. Sempat terjadi gesekan panas antar pemain, namun ketenangan wasit mampu meredam situasi dan laga tetap kondusif hingga peluit panjang berbunyi.

Penentu Ada di Laga Lain

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup semakin memanas. Tak ada yang aman. Kini, nasib Persin Sinindian dan Bonawang FC untuk lolos ke babak berikutnya tidak lagi berada di tangan mereka sendiri.

Semua mata kini tertuju pada Burako Alason. Hasil pertandingan mereka akan menjadi kunci, penentu siapa yang berhak melaju dan siapa yang harus angkat koper dari TCL musim ini.

Pos terkait