LINGGA, Metrobatam.com – Lapangan Merdeka Desa Penuba, Kecamatan Selayar, mendadak sesak, Selasa (8/9/2026) pagi. Ratusan warga tumpah ruah menyerbu Pasar Murah yang digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lingga.
Sejak dibuka pukul 08.30 WIB, warga sudah mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran. Ini adalah langkah konkret Pemkab Lingga untuk menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di wilayah kepulauan.
Pasar murah ini merupakan kolaborasi apik antara TPID Kabupaten Lingga, Eddy Gibson Group, pemerintah kecamatan, desa, hingga aparat keamanan.
Hadir mewakili Bupati Lingga, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Lingga, Drs. Zainal Abidin, M.Pd., bersama Kabag Perekonomian dan SDA Ardiyansyah, Kabag Hukum Firmansyah, S.H., Camat Selayar H. Abdul Kamar, S.M., serta jajaran Forkopimcam, TNI AL, dan tokoh masyarakat.
“Pasar murah ini adalah salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Kami apresiasi kolaborasi semua pihak, terutama Eddy Gibson Group yang sudah berkontribusi,” tegas Zainal Abidin di lokasi.
Camat Selayar, H. Abdul Kamar, dalam sambutannya mengaku bersyukur Penuba menjadi tuan rumah. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Stok Sembako Jumbo Disiapkan
Tak main-main, stok yang disiapkan cukup besar untuk memenuhi kebutuhan warga Selayar:
• 200 papan telur • 650 kg Minyak Kita • 359 sak beras SPHP • 650 kg gula pasir
Semua komoditas dijual dengan harga intervensi pemerintah, lebih murah dari harga pasar.
Antusiasme warga terlihat hingga kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB. Agar kegiatan tetap tertib, pengamanan ketat dilakukan oleh Kapolsubsektor Selayar Aiptu Andi Saputra, Bhabinkamtibmas, hingga personel TNI AL dan Basarnas Unit Siaga SAR Lingga.
Kapolres Lingga dalam keterangannya menegaskan komitmen Polri untuk terus mengawal program pro-rakyat.
“Polri mendukung setiap langkah pemerintah dalam membantu masyarakat. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk menjaga kamtibmas, tapi sebagai bentuk pelayanan agar kegiatan berjalan aman, tertib dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, sambutan, hingga peninjauan stan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Pemkab Lingga berharap, pasar murah tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi strategi berkelanjutan untuk menjaga stabilitas harga di seluruh wilayah Lingga, khususnya di pulau-pulau terluar seperti Selayar.
Penulis: Awalludin
Editor: [Budi Arifin]














