Miris! Ratusan Atlet Tanjungpinang Belum Terima Uang Saku dan Biaya TC Porprov VI Kepri, Ada Apa dengan Dispora?

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Nasib ratusan atlet Kota Tanjungpinang yang tengah berjuang mengharumkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) ke-VI menuai sorotan. Pasalnya, hingga Rabu (4/11/2026), uang saku dan biaya Training Centre (TC) yang menjadi hak para atlet dikabarkan belum juga dibayarkan.

Kondisi ini memunculkan kekecewaan di kalangan atlet. Di tengah perjuangan membawa nama Kota Tanjungpinang, mereka justru harus menghadapi ketidakpastian terkait pemenuhan hak dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang.

Padahal, Tanjungpinang bertindak sebagai tuan rumah Porprov VI Kepri dengan mengerahkan kekuatan kontingen yang tidak sedikit. Tercatat sebanyak 414 atlet, 70 pelatih, dan 60 ofisial, sehingga total keseluruhan mencapai 544 orang.

Salah seorang atlet yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa karena uang saku yang seharusnya dapat membantu kebutuhan selama mengikuti pertandingan belum diterima.

Bacaan Lainnya

“Seharusnya sebelum pelaksanaan Porprov dimulai, uang saku tersebut sudah dibagikan kepada para atlet. Namun kenyataannya, sampai pertandingan berlangsung, uang tersebut belum juga diberikan,” ungkapnya, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, ketidakjelasan pembayaran tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap motivasi dan semangat atlet yang sedang berjuang membawa nama daerah.

Persoalan tak hanya menyangkut uang saku. Fasilitas penginapan bagi sebagian atlet Tanjungpinang juga menjadi perhatian. Ironisnya, meski berstatus sebagai tuan rumah, sejumlah atlet justru ditempatkan di rumah kos.

“Kalau terus menunggu seperti ini, tentu bisa memengaruhi semangat atlet. Kami datang untuk bertanding dan membawa nama baik Tanjungpinang, tetapi dukungan yang seharusnya diberikan justru belum jelas,” keluhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak panitia sebelumnya menyampaikan pembayaran uang saku baru dapat dilakukan setelah pelantikan Kepala Dispora Tanjungpinang yang baru. Namun hingga kini, kepastian pelantikan tersebut belum diketahui.

Sementara itu, Ketua Panitia Porprov Kepri, Dani, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pembayaran uang saku atlet Tanjungpinang masih menunggu proses APBD Perubahan serta pelantikan Kepala Dispora yang baru.

“Kita masih menunggu APBD Perubahan dan pelantikan Kepala Dispora Tanjungpinang yang baru. Sebelumnya juga kondisi ini sudah kita sampaikan kepada para atlet dan pelatih,” ujar Dani.

Ia menegaskan, keterlambatan tersebut bukan berarti pembayaran sengaja diperlambat. Menurutnya, uang saku nantinya akan disalurkan langsung kepada masing-masing atlet berdasarkan nama dan nomor rekening (by name by rekening).

“Kita sudah sampaikan terkait hal itu. Kalau nanti sudah dilantik Kepala Dispora Tanjungpinang yang baru, bisa kami ajukan untuk uang saku ini,” jelasnya.

Persoalan ini menjadi catatan serius bagi pemerintah daerah, khususnya Dispora Kota Tanjungpinang. Sebab, dukungan terhadap atlet bukan sekadar soal fasilitas pertandingan, tetapi juga menyangkut kepastian pemenuhan kebutuhan dan penghargaan atas perjuangan mereka.

Para atlet telah menjalankan tugas membawa nama daerah di arena olahraga. Kini, publik menanti kepastian kapan uang saku dan biaya TC tersebut dapat direalisasikan.

Jangan sampai semangat atlet untuk mengharumkan nama Kota Tanjungpinang justru harus berhadapan dengan ketidakpastian administrasi dan anggaran. Tuan rumah seharusnya menjadi contoh dalam memberikan dukungan terbaik bagi para atletnya.

(Red) 

Pos terkait