Hindari Penyakit Jantung, Ingat Rumus Ini

METROBATAM.COM  – Sudah bukan rahasia lagi bahwa penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit ini menyerang siapapun baik pria maupun wanita, tua dan muda tergantung pada gaya hidup yang dijalani.

Sebenarnya, Anda dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner dengan mengingat rumus ini. Ahli penyakit jantung, dr Isman Firdaus, SpJP (K) memberikan rumus khusus agar Anda dapat terhindar dari resiko penyakit ini.

Read More

“Untuk terhindar dari penyakit jantung, rumusnya 035 140 530,” kata Isman ketika ditemui dalam konferensi pers The 25th Annual Scientific Meeting of Indonesian Heart Association (ASMIHA) di Jakarta, Jumat, 15 April 2016.

Nol (0)

Hindari merokok baik pasif maupun aktif. Sebanyak 30 persen perokok pasif memiliki resiko terkena penyakit kardiovaskular.

Tiga (3)

Usahakan untuk berjalan kaki tiga kilometer setidaknya tiga kali dalam seminggu selama 30 menit. Resiko terkena penyakit jantung dan stroke akan meningkat 51 persen bagi mereka yang tidak berolahraga.

Lima (5)

Konsumsi lima porsi buah dan sayur dalam sehari secara bergantian karena keduanya memiliki serat yang baik untuk tubuh. Usahakan memberi variasi terhadap buah dan sayur yang dikonsumsi.

140

Periksa tekanan darah Anda setidaknya satu kali dalam sebulan dan pastikan tekanan darah Anda berada di bawah angka 140. Bagi Anda yang sudah berusia di atas 30 tahun, ada baiknya jika Anda memeriksa tekanan darah setidaknya seminggu atau dua minggu sekali.

Lima (5)

Dr Isman menyebutkan bahwa kadar kolesterol total tidak boleh dari 5 milimol atau 190 mg/dl. Jika melebihi angka 190, segera periksa kesehatan jantung Anda.

Tiga (3)

Kadar LDL atau kolesterol jahat tidak boleh melebihi 3 milimol 113 mg/dl. Waspadai jika angka LDL Anda sudah melebihi angka tersebut.
Nol (0)

No obesity. Obesitas dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler karena penumpukan lemak juga akan terjadi pada organ vital seperti jantung dan pembuluh darah. Penumpukan di daerah tersebutakan memicu gangguan jantung seperti gagal jantung atau jantung koroner.

Related posts