oleh

Staf Khusus Gubernur Kepri Dituding Dalangi Aksi Demo Pencopotan Plt Sekda

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Andi Cori Fathahuddin selaku koordinator demo tandingan menolak intervensi dari pihak-pihak terhadap pencopotan Plt Sekdaprov Kepri, Reni. Dia meminta semua pihak saling menghargai dan tidak melakukan pemaksaan kehendak terhadap jalannya kewenangan pemerintahan saat ini.

“Terkait demo ini kami merasa terpanggil karena adanya intervensi-intervensi terhadap pemerintah yang sedang berjalan untuk mencopot Sekda. Mereka itu adalah kelompok orang-orang pendukung Pilkada, karena tidak ada rasa kerpercayaan terhadap pemimpin yang mereka pilih tahun ini,” ujar Andi Cori kepada metrobatam.com usai menggelar aksi demo, Senin(25/4).

Andi Corri juga menyesalkan dan menuding dua orang staf khusus gubernur mendalangi aksi demo menuntut pencopotan Plt Sekda Prov Kepri. Namun ketika ditanya lebih lanjut tentang dua orang staf khusus Gubernur Kepri yang dituding mendalangi tersebut, Corri enggan menjelaskannya secar detail.

“Saya sangat menyanyangkan karena ada dua Staff ahli gubernur yang ikut dalam aksi demo. Sebagai staff khusus kok mendalangi aksi ini, malu lah. Seharusnya staf khusus tidak ikut dalam aksi ini. Ini sangat disayang kan. Lebih baik keluar aja dia dari staff khusus, jadi lah masyarakat biasa seperti kita ini,” ujarnya lagi dengan bersemangat.

Corri juga sangat menyayangkan orang-orang yang selalu membawa embel-embel nama orang tua mereka yang notabennya adalah orang penting di Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri.

“saya sangat menyayangkan orang-orang tua kami yang membawa nama lembaga adat, saya mendengar LAM ikut dalam hal ini, LAM ini tidak dengan aksi, LAM ini hanya bisa bergerak dengan musyawarah mufakat bukan dengan Aksi. Kami sebagai organisasi pemuda sangat tersinggung, kami tidak perduli dengan siapa pun, kami pemuda bila diajarkan kurang ajar, kami akan lebih kurang ajar,”katanya lagi. (Budi Arifin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed