Ini Motif Abu Uwais Sebar Isu Rush Money

Metrobatam, Jakarta – Penyidik Cyber Crime Mabes Polri terus mengembangkan kasus penyebaran isu rush money di media sosial Facebook. Seorang berinisial AU alias Abdul Uwais telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hasil pengembangan sementara, motif penyebaran isu ini di media sosial diketahui cuma iseng. Namun hal itu dinilai menimbulkan kegaduhan. Oleh karena itu Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar meminta semua pihak untuk tidak meniru perbuatan pelaku.

Read More

Boy Rafli Amar menambahkan, pelaku penyebar informasi hoax soal isu rush money tidak berada di Jakarta. Pelaku diketahui berada di luar Pulau Jawa.

“Sudah posisinya sudah (diketahui-red). Langsung kelihatan posisinya, oh ini di pulau ini, di pulau ini. Ada luar kota. Di luar Pulau Jawa. Nantilah kalau sudah matang lebih enak. Kalau enggak, mereka takut dan pergi,” kata Boy di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (23/11).

Menurut Boy, pelaku berjumlah sekira 4 hingga 5 orang. Mereka mengontrol beberapa akun penyebar informasi rush money tersebut. “Sumbernya satu awalnya langsung ke grup. Kurang lebih yang terdeteksi awal 4-5 orang,” ujarnya.

Boy menegaskan, jika menyebarkan serangkaian kata-kata bohong, menyebarkan kebencian kepada pemerintah, dapat dipenjara dan dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.(m/okezone)

Related posts